Tuesday, 1 July 2014

UPACARA MEMPERINGATI HUT BHAYANGKARA POLRI KE – 68 TAHUN 2014 DI POLDA KEPRI


Batam,Dinamika Kepri - Selasa tanggal 01 Juli 2014 pukul 14.00 Wib, Kabid Humas Polda Kepri Akbp Hartono, SH diruang kerjanya menerangkan tentang Upacara Memperingati HUT Bhayangkara Polri Ke – 68 Tahun 2014 di Mapolda Kepri sebagai berikut :

Pada hari ini Selasa tanggal 01 Juli 2014 sekira pukul 08.00 Wib, Seluruh Personil Polda Kepri melaksanakan Upacara Memperingati HUT Bhayangkara Polri ke – 68 Tahun 2014 bertempat di Lapangan Upacara Mapolda Kepri, dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat dan dihadiri oleh Wakapolda Kepri Kombes Pol. Richard Marlon Lumban Tobing, SH, Para Pejabat Utama Polda Kepri, Para Kasatker / Kasatwil Jajaran Polda Kepri, PNS Polri serta Para Undangan lainnya.

Adapun Amanat Presiden Negara Republik Indonesia Prof. DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada Upacara memperingati HUT Bhayangkara Polri ke – 68 Tahun 2014 yang dibacakan oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat, beliau mengatakan atas nama Negara, Pemerintah dan juga Pribadi Presiden RI menyampaikan ucapan selamat hari Bhayangkara kepada segenap Anggota dan Keluarga Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia ( POLRI ) yang diselenggarakan secara Sederhana, Khidmat dan Serentak di seluruh Tanah Air.

Pada kesempatan yang membahagiakan ini, Presiden RI juga menyampaikan ucapan Terima kasih dan Penghargaan yang tulus atas Kinerja dan Darma Bakti yang telah  Saudara –  saudara berikan kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara demi tegaknya Hukum serta terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di seluruh Tanah Air.

Secara Khusus, Presiden RI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus, kepada para Bhayangkara Negara yang dengan tulus dan penuh kesungguhan bertugas didaerah Pedalaman, Perbatasan, Terpencil, Pulau - pulau terdepan serta yang sedang mengemban Misi Internasional di Luar Negeri. Saudara - saudara telah dan sedang melaksanakan tugas yang mulia, terhormat dan membanggakan kepada Bangsa dan Negara serta Dunia Internasional.

Presiden RI berharap, melalui momentum peringatan hari Bhayangkara tahun ini, segenap Anggota Polri dapat lebih memberikan Pelayanan, Perlindungan dan Pengayoman dengan penuh kesungguhan, keteguhan, keikhlasan serta pelayanan maupun pengabdian terbaik kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara.

Peringatan hari Bhayangkara tahun ini terasa Khidmat, karena dilaksanakan bersamaan dengan kaum Muslimin menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Bulan suci yang penuh berkah dan ampunan dari Allah SWT. Pada saat yang sama, Rakyat Indonesia juga tengah menyambut Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden untuk Periode  2014 - 2019. 

Kita patut bersyukur, sejauh ini proses Demokrasi di Negara kita berlangsung Teduh dan Damai. Seluruh rangkaian dan jadwal kegiatan Pemilu tahun 2014 sudah berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Semuanya itu tidak lepas dari kinerja Polri bekerja sama dengan seluruh komponen Bangsa dalam mengamankan penyelenggaraan Pemilu tahun 2014.

Kita berharap, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 09 Juli 2014 mendatang, sebagaimana Pemilihan Umum Legislatif yang lalu - dapat berjalan dengan baik dan aman. Kita harus dapat menunjukkan kepada Dunia, bahwa Bangsa dan Negara kita telah semakin matang dalam Berdemokrasi.

Tema yang diangkat pada hari Bhayangkara tahun ini Presiden RI meniiai memiliki  3 ( Tiga ) kata kunci yang sangat penting yaitu : Keinginan melakukan Sinergi dalam pelaksanaan tugas Kepolisian dengan seluruh pemangku kepentingan terkait; keinginan mewujudkan Keamanan dalam Negeri yang mantap dan keinginan untuk menyukseskan Pengamanan Pemilu tahun 2014 maupun keberlanjutan Pembangunan Nasional. Ke – 3 ( tiga ) kata kunci dari tema itu sejalan dengan tugas pokok dan fungsi Polri sebagai Bhayangkara Negara Republik Indonesia.

Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan ini mencerminkan langkah kerjasama aktif dari jajaran Kepolisian untuk mewujudkan kesamaan persepsi dan tindakan demi terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, tegaknya hukum serta terselenggaranya perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat secara lebih Proaktif. 

Tema itu juga merefleksikan komitmen Polri untuk memantapkan keamanan dalam Negeri yang merupakan bagian dari tugas utama Polri dalam memberi rasa aman dan tertib kepada masyarakat. Di tengah tahun politik saat ini, tema itu juga mencerminkan sikap Polri yang Netral dan terbebas dari semua Afiliasi Politik manapun. Presiden RI berharap melalui tema besar hari bhayangkara tahun ini, segenap anggota polri dapat memberikan pelayanan yang lebih baik iagi kepada masyarakat, sekaligus dapat lebih menjamin keamanan dan ketertiban di seluruh Tanah Air.

Segenap Jajaran Polri khususnya diwilayah Hukum Polda Kepri  dengan kemampuan yang makin handal, secara gigih dan Intensif terus melawan dan memberantas beragam kejahatan, mulai dari kejahatan Konvensional, Kejahatan Lintas Negara Transnational Crime seperti peredaran gelap Narkotika, Penyelundupan hingga kejahatan dunia Maya (Cyber Crime). 

Poiri juga tidak pernah kenal lelah dan menyerah dalam memberantas Terorisme  dalam beberapa hari terakhir, Polri tetap menjalankan misi pemberantasan Terorisme dan berhasil menangkap para terduga Teroris yang mengancam kehidupan masyarakat dan keselamatan Negara.

Sebelum mengakhiri Amanatnya Presiden RI menyampaikan beberapa  pesan dan harapan pada segenap Bhayangkara negara dimanapun saudara bertugas dan berada.

1.    Pertama, Junjung tinggi Kode Etik Polri yang merupakan Kristalisasi dari nilai - nilai Pancasila, Tribrata, dan Catur Prasetya Polri.

2.    Kedua, Tingkatkan pemeliharaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan meningkatkan deteksi dini dan Peringatan dini, Perluas pelaksanaan Program Quick Wins, Tingkatkan Standarisasi dan Kualitas Pelayanan Publik sebagai bagian dari upaya memperkokoh kepercayaan Trust Building dari masyarakat terhadap Polri.

3.    Ketiga, Perkokoh institusi Polri dalam mewujudkan Tata Pemerintahan yang baik dan bersih Good Governance and Clean Government, kokohnya Institusi Polri akan menjadi pondasi untuk suksesnya rencana Pengembangan dan Pembangunan Polri Tahap III di tahun 2015 - 2025 mendatang.

4.    Keempat, Tingkatkan Kapasitas Personal dan Institusional Polri. Kapasitas Personal dan Institusional Polri sangat penting tidak hanya untuk memantapkan Kondusifitas Keamanan Dalam Negeri, tetapi juga memastikan tegaknya Supremasi Hukum diwilayah Yurisdiksi NKRI.

5.    Kelima, Tampilkan sikap Keteladanan dan Kepemimpinan yang melayani dari seluruh Jajaran Pimpinan Polri di berbagai tingkatan.


6.    Keenam, Secara Khusus dalam menghadapi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 09 Juli 2014 mendatang, menginstruksikan kepada Jajaran Polri untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam memberikan pelayanan pengamanan dan penegakan hukum. Jaga Netralitas sebagai Anggota Polri. Lakukan koordinasi dan Sinergi dengan KPU sebagai penyelenggara Pemilu, dengan BAWASLU selaku Lembaga Pengawas Penyelenggaraan Pemilu serta Aparat penegak hukum lainnya dalam menyelesaikan Tindak Pidana Pemilu.

7.    Ketujuh, Dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri tahun 2014, agar Jajaran Kepolisian untuk dapat memberikan Pengamanan, Perlindungan, Pelayanan, Kelancaran dan Ketertiban masyarakat dengan sebaik - baiknya. Mari kita ciptakan rasa Aman dan Nyaman bagi para Pemudik, diharapkan agar lebih baik lagi dibandingkan Tahun - tahun sebelumnya.

Akhirnya, pada Hari Bhayangkara ke - 68 ini yang merupakan hari Bhayangkara terakhir bagi Presiden Negara Republik Indonesia Prof. DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyampaikan amanat kepada segenap Jajaran Polri sebagai Presiden RI. Untuk itu Presiden RI beserta Ibu Negara mohon pamit, Seraya mengucapkan Terima Kasih atas semua Pelaksanaan Tugas Konstitusional Polri dalam ikut menyukseskan pembangunan Nasional selama  10 ( Sepuluh ) tahun Terakhir. Insya Allah, Polri ke depan dapat lebih Profesional, Modern dan tampil sebagai Polisi berkelas dunia.