Wednesday, 9 July 2014

Pembuatan Pasport di Kantor Imgrasi Batam belum Transparansi, Diduga Para Calo Paspor di Pelihara Oknum Imigrasi Batam

" Kantor Imigrasi Batam Kelas IA. Pelayanan Publik Pembuatan Pasport,  Masyaratkat Menunggu Antrian Dengan Nomor Yang Diberi Pihak Imigrasi "

Batam,Dinamika Kepri - Pelayanan Paspor di Imigrasi Batam dirasakan tidak trasparan dari pengajuan sampai pengambilan nomor antrian. 

Junadi kepada mengatakan  “  pelayanan imigrasi kurang transparan baik dari segi pengambilan Nomor Antrian pemeriksaan berkas. Nomor antrian yang kita terima sebelum jam 7 pagi telah di Print oleh pihak imigrasi, tetapi pelayan di buka jam 8 pagi. Kita juga lihat para biro-biro pengurusan maupun orang dalam ngampang memegang nomor antrian, sedangkan kita memasukan data Online yang disediakan pihak Menhukam RI yang kalau kita lihat selesai prosek pembuatan Paspor hanya 1 hari, tetapi kita diberi hasil resi 3 hari pengambilan paspor.  

Sebenarnya sudah cukup bagus pelayanan yang dibuat Menhukam RI pusat, tetapi di lapangan Implementasi prosudur tidak demikian kata junadi yang berumur 30 Tahun. Kalau kita lihat semua ini orang pemerintahan ditubuh imigrasinya yang tidak konsisten dalam melakukan peraturan ditambah lagi kurang ketransparan baik dari pengajuan maupun sampai proses pengambilan. Katanya system berubah dengan waktu tahun lalu dengan sekarang dan ini program imigrasi pusat yaitu Dirjen Imigrasi . Junaidi mengharapkat Kepala Imigrasi jangan duduk-duduk aja di kursi, atau jangan-jangan kepala imigrasi Batam tutup mata alias pura-pura tidak tahu.

Yana yang berusia 52 Tahun yang mengurus perpanjang harus menunggu 1 bulan supaya datang kembali ke Kantor Imigrasi untuk mendapatkan nomor antrian. Yana yang tidak tau cara  Oline terpaksa menunggu satu bulan lamanya setelah di catat di buku imigrasi yang disediakan secara manual, terangnya kepada Media ini.
Kepala Bidang Pelayanan Perizinan  Paspor  Sugeng Renda Hartanto yang di temui (07/07/14) jam 14.15 Wib.

Di temani Kasih Pelayanan Perizinan Paspor  Iman yang dikomfirmasi tentang pelayanan pembuatan Paspor secara Online dan Manual katanya, bahwa pembuatan Paspor mau secara Online maupun secara manual tetap mengisi Formulir yang disediakan di Kantor Imigrasi , karena di Formulir harus ada Tanda Tangan Pemohon dan ada Catatan  Petugas . 

Setelah datang ke Kantor Imigrasi mengambil Nomor Antrian dan akan di arahan   Castamer Care  Imigrasi untuk mengisi Fomulir. Kebanyakan Pemohon hanya membawa document aja, seperti KTP, KK, Ijazah ,segala macam .Imam menegaskan baik permahonan secara Online dan Manual harus mengisi Formulir.  

Mengenai petunjuk di Online 1 hari selesai adalah prosedur untuk pelayanan Wawancara dan Foto setelah itu waktu pengambilan prosesnya 3 hari dan apabila tidak ada bermasalah seperti sudah mempunyai Paspor tetapi mengisi belum mempunyai Paspor itu akan terditek di Pusat. Proses Online itu datanya sistim di Pusat sedangkan kami belum ada arsif terang Iman Pengati Edo yang berpindah ke Cilebon.

Sugeng Renda Hartanto SH membenarkan  “ bahwa Proses secara Online itu adalah sistim Pusat dan mempercepat pelayanan , Sedangkan yang secara Manual tetap aja prosesnya sama datang ke Kantor Imigrasi dan mengambil Nomor Antrian di Castamer Care tetap mengisi Formulir, prosesnya 30 hari bahkan lebih . karena dalam 1 hari berkisaran 250 berkas yang masuk,  sedangkan tenaga kita hanya terbatas. 

Sugeng mengatakan kalau mau komfirmasi jangan  seakan-akan mau menyudutkan dan seharusnya anda harus membuat alur cerita untuk di komfirmasi data dan jangan seakan-akan dengar dari orang atau katanya-katanya. Kalau untuk pelayanan Paspor bisa juga melalui Biro Jasa , Biro Jasa yang ada sebanyak 70 yang tersedia.  Kami tidak ada membeda-bedakan juga waktu pengurusan kalau melalui Biro Jasa pasti sama untuk umum.

Ketika di komfirmasi jam berapa buka kantor ?, Sugeng menjawab jam buka kantor jam 08.00 wib. , dan ketika  dikomfirmasi menunjukan bukti Nomor Antrian jam 06.44.50 ? Sugeng beralasan kalau Nomor Antrian itu sebelum jam kantor buka kemungkinan mesin cetak  Nomot Antrian takut rusak dan tampak sedikit gugup. 

Media ini mengatakan kepada Pak Sugeng , " saya hanya komfirmasi dan klarifikasi dan memberitakan karena Bapak sebagai Aperatur Negara yang selalu siap untuk dimintai komfirmasinya,dan apapun keterangan yang bapak berikan ,itu yang saya tulis di media saya." terang awak media saat itu.

Kepala Imigrasi  Batam Pak Yudi yang di komfirmasi  melalui seluler  kebenaran jumlah Mitra Kerja  Biro Jasa Imigrasi dalam Pengurusan Paspor sebanyak 70 untuk TKW atau apa legalnya? Tidak menjawab. 



Melalui Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Paspor  Pak Segung, saya tidak tau Paspor itu untuk TKW atau untuk apa, biasanya  Pengurusan TKW/TKI  itu pengurusannya melalui perusahaan itu sendiri. masalah Legal 70 Biro Jasa itu ada di Pinang Kantor Kakanwil. Kita melakukan pelayanan yang umum saja. 

(A.Rianto)