Saturday, 26 July 2014

Pembangunan jalan Yang tidak Maksimal jadi proyek berkelanjutan

Batam,Dinamika Kepri - Pembuatan Jalan jalur dua yang  panjangnya kurang lebih dari 200 meter di simpang lampu merah Sei Harapan dari arah Tiban Koperasi ke Sekupang diduga telah menjadi ladang empuk Korupsi bagi peneyelenggaranya,pasalnya dalam kurun hampir satu Tahun jalan baru itu tidak kunjung rampung,bahkan saat ini, jalan tersebut telah di bongkar pasang,dikorek lagi, di tambal-tambal sana-sani seperti mirip tukang tambal ban.

Pantauan media didalam bulan-bulan terakhir ini, diduga pembuatan bahwa jalan itu sepertinya disengaja dikerjakan tidak sesuai standart tujuannya biar cepat rusak , agar selalu ada proyek yang dikerjakan para contraktor nakal,tentunya dapat mengalirkan uang Fee kepada oknum-oknum pejabat yang berkompenten didalamnya .

Bila dikaji secara logika ,sangat tidak mungkin kalau didalam kurun waktu hampir setahun jalan yang hanya panjangnya kurang lebih 200 meter pembuatannya tidak kunjung selesai.

Setidaknya ada Penegak hukum atau instansi Pemerintah yang Idealis untuk mengaudit pelaksanaan proyek gagal tersebut.

Masyarakat bingung,Seorang pengendara yang tengah menunnggu sinyal hijau dipersimpangan lampu merah itu  menanggapi kepada media ini,katanya ," maklum sajalah mas semuanya Penipu."

" Maklum sajalah mas..cari proyek sekarang ini susah,dari pada nyari mending yang ada dahulu di konsep alias diakal-akalin tentunya agar proyeknya bisa berlanjut terus, sebenarnya ini bisa sekali kerja,tapi untuk apa ?,sekali  langsung bagus bisa,tetapi kalau itu dilakukan, nanti enggak ada proyek lagi,saya pun heran, kenapa jalan ini sebentar ditutup sebentar dibuka,kalau memang struktur tanahnya belum maksimal atau labil dibiarkan saja atau di padatkan kembali ,ini belum apa-apa sudah diaspal,akibatnya jadi rusak, nah  ini sudah korek-korek lagi! ,asyik ini saja dikerjain, memang enggak jelas lagi prilaku orang di Batam ini,enggak pandang bulu ,penipu semua,kalau sudah begini,masyarakat juga yang jadi korbannya, kalau mau bagus sekali kerja bisa,takutnya tahun depan enggak ada proyek lagi,kalau memang jujur, sekalian disemenisasi dahulu baru diaspal ,ini malah lain." Terangnya tampak kesal kepada wartawan ini sembari pergi ketika lampu merah dipersimpangan sudah menunjukkan sinyal lampu hijau.