Thursday, 10 July 2014

Komplek Squere Maritim Jodoh Jadi Markas Prostitusi

Batam,Dinamika Kepri - Setiap malam komplek Squere Maritim Jodoh Batam selalu ramai dari orang-orang berhidung belang yang hendak mencari kenikmatan sesaat,pasalnya ditempat itu telah dipadati Pekerja sex Komersial (PSK)dari berbagai usia yang selalu menjajakan dirinya untuk melampiaskan hasrat para lelaki hidung belang.

Murahnya tarif yang ditawarkan, dari berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu per show timenya,hidung belang datang silih berganti lalu-lalang keluar masuk dari pintu belakang ruko yang memang sudah sengaja di sekat menjadi tempat praktek mesum.

Kini jumlah PSK semakin banyak,diduga bertambahnya PSK tersebut akibat dari exsodus dari penutupan Gang Dolly Surabaya.

Mereka Para PSK tersebar luas disegala sudut komplek tersebut,tampa ada rasa malu,mereka tidak akan sungkan untuk menawari dirinya kepada setiap laki-laki yang lalu-lalang.

" Ngamar bang " Ucap PSK ketika ada pria hidung belang yang meliriknya.

Banyaknya PSK yang mangkal di tempat itu,ternyata di karenakan berlatar belakang yang berbeda, dari sekian banyak PSK yang diintrogasi awak media ini,semuanya mempunyai histori latar belakang yang berbeda.

Kepada wartawan ini,ada yang mengaku karena himpitan ekonomi rumah tangga,ada juga yang mengaku korban dari pergaulan bebas,lain pula dengan PSK lainnya,ada ngakunya  karena kesal ditinggal kekasihnya,bahkan ada juga pengakuan yang paling aneh,yaitui satu PSK dari antara mereka, ada yang mengaku ingin coba-coba saja bagaimana rasanya gonta-ganti pasangan dalam semalam.

Bebasnya Praktek prostitusi saat ini,membuat lingkungan Jodoh dan Nagoya menjadi selalu  hidup tidak pernah sepi.

Namun yang menjadi pertanyaan dimanakah Peran Satpol PP Pemko Batam,apakah memang  dibiarkan begitu saja ,atau ada kepentingan lain ?