Wednesday, 16 July 2014

Kapal pengangkut limbah sandar di pelabuhan Tanjung Riau

Batam ,Dinamika Kepri - Siang tadi 15/7/2014, satu unit kapal pompong yang tidak memiliki nomor lambung bersandar di pelabuhan Tanjung Riau Sekupang Batam.

Kapal sepanjang 20 meter itu terlihat mengangkut limbah plastik sebanyak 10 ton yang tersusun rapi di dalam palka.

Ketika media menanyakan status kapal tersebut ,Abk kapal itu mangaku katanya bukan sedang ditangkap melainkan sedang melakukan bongkar muat untuk menurunkan muatan  yang dibawa dari Pulau Guntung yaitu limbah dari PT.Sambu.

" Siapa bilang ,kapal tidak sedang ditangkap ,kita resmi, kita disewa, memang ini baru  yang pertama kali mereka memakai kapal ini ,sebenarnya kita sandar di pantai Strees, namun airnya kurang memadai ,makanya kita pilih disini untuk bersandar." Terang Abk kapal itu.

Sampah plastik disusun dan diangkut memakai jasa lory, limbah plastik di bawah  arah Bengkong, ternyata di Benkong telah ada penampungnya, namun tidak diketahui apa nama perusahaannya.

Diduga  penampungan  limbah  itu tidak memiliki izin penimbunan, jangankan izin penimbunan nama perusahaan yang tidak ada.

Namun menurut penuturan para pekerja saat itu , bahwa tempat penampungan itu ada nama perusahaannya,namun tidak terlihat sama sekali.

Diduga selain telah menampung limbah dari pulau-pulau , perusahaan tersebut diduga juga telah melakukan penggelapan pajak.

Martin salah satu staf bapedalda kota Batam ketika dikonfirmasi media ini mengatakan ,akan melakukan segera kordinasi kepemimpinannya terkait hal tersebut ,namun sampai limbah tersebut usai diangkut dari kapal itu, pihak Bapedalda tidak ada yang turun ke lapangan untuk melihat aktivitas tersebut.

" Oh iya pak .. Entar saya  koordinasikan dahulu  kepemimpinan."  Jawab Martin memastikan.