Monday, 2 June 2014

Usai Mengkhobah, Wartawan ini meninggal di Gereja

Batam, Dinamika Kepri - Seluruh Wartawan se Batam saat ini tengah dirundung dukacita,pasalnya Apul Sitanggang salah satu pimpinan redaksi dari media cetak dan online Pemberitaan Angkatan Bersenjata (PAB) yang bertoritorial di daerah propinsi di kepulauan Riau telah tutup usia.

Apul yang juga sebagai  ketua Aliansi Wartawan Kepri (AWAK)itu, meninggal di dalam gereja ketika tengah mengikuti kebaktian sekitar jam 10 pagi, Minggu (1/6/2014).

Sebelumnya, yang bersangkutan tampak sehat ,bahkan Apul Sitanggang yang telar bergelar sintua geraja itu, katanya masih sempat memberikan khobah kepada umat gereja GPDI, namun ditengah acara kebaktian masih berjalan, azal sudah keburu menjemput Apul Sitanggang,Apul meninggal setelah usai memberikan khobah.

Kata seorang jemaat gereja GPDI itu kepada media ini mengatakan, bahwa seusai memberikan penceramahan kepada umat di dalam gereja,ia masih ikut bernyanyi bersama dan memainkan gitar, namun setelah itu,ia tiba-tiba jatuh, akibatnya seluruh umat yang ada di gereja itu menjadi panik, mereka penasaran (umat gereja=red) apa yang terjadi pada Apul, maka dengan sigap Jemaat memeriksa kondisi Apul, namun karena seperti ada yang mencurigakan, akhirnya,Apul Sitanggang segera dibawa kerumah sakit terdekat.

Di rumah sakit Embung fatimah ,Apul sebelumnya sehat itu, dinyatakan telah meninggal, keluarga yang ikut kebaktian pada hari itupun, menjerit histeris.

Akhirnya jenasah Apul Sitanggang yang sebelumnya dimasa hidupnya dikenal sebagai seorang wartawan Idealis itu, dibawa Pulang untuk disemayamkan setelah pihak rumah sakit menyatakan yang bersangkutan telah meninggal dunia, di rumah duka, Jenasah Apul Sitanggang yang telah memiliki 4 anak itu tampak terbujur  kaku didalam peti mati.

Jeritan tangis sanak keluarga pecah setelah  jenasah sampai ke rumah duka di blok i 3 no 2 Pandawa Asri kecamatan Batu Aji itu.

Katanya ,menurut keputusan keluarga malam tadi sepakat, besok jenasah akan di berangkatkan ke kampung halamannya ke Sidikalang sekitar jam 10 pagi 2/6/2014. 

Apul tutup usia didalam gereja ,Ia telah meninggalkan satu istri yaitu boru Siahaan serta 4 anak 2 laki-laki dan 2 anak perempuan dan anak sulungnya bernama Patra kini sudah beranjak umur 16 tahun.


Informasi yang dihimpun media ini ,Apul yang telah memiliki umur sekitar 48 tahun,Apul dinyatakan meninggal di gereja  karena serangan jantung.


Ketika berita ini dimuat, rumah duka masih dipenuhi oleh para pelayat. banyak pelayat yang hadir, menunjukkan bahwa semasa hidupnya, Apul Sitanggang (Almahrum=red) termasuk orang yang suka bergaul dengan siapaun, baik dikalangan wartawan, pejabat, Politikus, Pendeta gereja maupun dengan warga di daerah lingkungannya, bahkan Haripinto sendiri, juga menyempatkan diri untuk melihat Jenasah sahabatnya itu.(Ag)


Editor : Agus Budi T