Sunday, 8 June 2014

Seniman Batak ciptakan lagu Buat Jokowi.

Dinamika Kepri - Beberapa seniman dan pencipta lagu batak memberikan dukungan kepada Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Media Center Jokowi-JK Jl Cemara 19 Jakarta Pusat, Jumat (6/6). Para musisi ternama berkolaborasi menciptakan lagu 'Jokowi Presidenku' sebagai aspirasi serta bentuk dukungan terhadap Jokowi.

Dakka Hutagalung, seorang seniman yang telah menciptakan ratusan lagu batak mengatakan, lagu ini diciptakan sebagai kekuatan 'revolusi' mendukung Jokowi. Dakka menambahkan, puisi dan lagu selalu berdiri bersama rakyat. Jika rakyat bergerak, akan tercermin dalam puisi dan lagu.

"Wiji Thukul menulis, aku bermimpi tentang sebuah gerakan, tapi mana mungkin kalau diam. Untuk itu kami ciptakan lagu untuk pak Jokowi," kata Dakka, di Media Center Jokowi-JK Jl Cemara 19 Jakarta Pusat, Jumat (6/6).

Dia menyayangkan jika ada salah satu politikus yang menggunakan karya-karya puisi untuk menyerang lawan politiknya. Menurutnya perbuatan tersebut adalah suatu sikap yang tidak terpuji, praktik puisi yang dikotori meminjam jaket puisi untuk politik suatu saat akan dilawan oleh rakyat.

"Tetapi tak masalah, sebab jauh-jauh hari John F Kennedy telah menulis: Politik mengotori, puisi membersihkan. Dan mari kita pelesetkan sajak Kennedy: Politik mengotori, Jokowi membersihkan," katanya.

Menurut Dakka, alasan para seniman lagu Batak mendukung Jokowi, karena yakin, Jokowi akan melaksanakan Tri Sakti Bung Karno, yaitu kemandirian politik-ekonomi-budaya. Ini akan menjadi energi kuat merestorasi bangsa ini termasuk membangun budaya.

"Kami meyakini dan mengamini, Jokowi akan mendorong perlindungan hak cipta, hak cipta secara materi dan secara moral. Tak mungkin membangun karakter bangsa tanpa penghargaan terhadap hak cipta. Pembajakan hak cipta harus diharamkan," katanya.

Dalam Acara peluncuran lagu untuk Jokowi ini Dakka didampingi Andre Silaen, Swandi Silalahi, Johannes Sitinjak, Erkodon Sibuea, John Sinurat, Erida Silitonga, Andolin Sibuea, Davi Baharudin dan Rocardo Manurung. (Merdeka.com)