Thursday, 12 June 2014

Selama Presiden Di Batam,Batam Berwibawa kokoh dan kuat Taat Aturan.

Batam,Dinamika Kepri - Sejak Presiden Republik Indonesia Yaitu Susilo Bambang Yudoyono (SBY),Jenderal Sutarman Selaku Kapolri, dan beberapa Menteri-menteri kembali menginjakkan kakinya di Pulau Batam,dimana kedatangan mereka tersebut didalam moment pembukaan MTQ ke 25 dalam tingkat Nasional.selain itu juga ada moment yang lain, Presiden RI juga telah melakukan pertemuan bilateral pemimpin dua negara lain yaitu dengan Australia dan Singapura.

Kedatangan Para pejabat Pusat ini diduga telah membuat gerah bagi pengusaha Illegal,bagaimana tidak,mau tidak mau sepertinya memaksa mereka menutup rapat pintu usahanya masing-masing.

Selama Presiden RI berada di Batam,Pantauan media ini ,Batam tampak begitu berwibawa kokoh dan kuat,tidak ada penyimpangan  dimanapun,baik antrian panjang di SPBU,lori-lori pengangkut kayu illegal loging,penggangkut atau penambang Pasir illegal,gelanggang permainan (Gelper),Gudang Penampung BBM solar subsidi, terlihat tengah menghentikan aktivitasnya masing-masing,begitu juga dengan para pelangsir BBM solar Subsidi yang sering mondar-mandir  Spbu ,juga tidak terlihat .

Namun yang menjadi pertanyaan masyarakat,apakah suasana seperti saat ini bisa bertahan lama ?,kita lihat saja usai Wakil presiden Budiono menutup MTQ ini ,atau setelah mereka (Pejabat pusat =red) kembali ke pusat ,tentunya kita akan melihat pemandangan itu kembali dan itu bukan rahasia umum ,namanya juga menghargai,lirih seorang warga ketika menanggapi banyak Aktivitas illegal yang tutup saat ini.