Monday, 30 June 2014

Menurut Survei , Prabowo-Hatta 47,5%, Jokowi-JK 43%

Dinamika Kepri -  Berdasarkan temuan survei Lembaga Indonesia Research Center (IRC), debat capres dan cawapres dinilai tidak berpengaruh terhadap terjadinya perpindahan (swing) pemilih dari Prabowo-Hatta ke Jokowi-JK maupun sebaliknya. Dalam debat hanya memperebutkan pemilih yang masih tergolong yang belum memiliki pilihan atau undecided voters.

"Elektabilitas Prabowo-Hatta 47,5 persen unggul tipis atas Jokowi-JK 43,0 persen. Debat capres membantu pemilih untuk dapat menentukan pilihannya," kata Peneliti IRC Yunita Mandolang Eatology di Cafe Jalan Haji Agus Salim No 22 D-E Sabang Jakarta Pusat, Senin (30/6).

Dia menambahkan, pemilih yang belum terpengaruh sebanyak 9,5 persen. Lebih lanjut, dalam survei ini ketika ditanyakan terkait debat capres-cawapres pemilih cenderung untuk memilih Prabowo-Hatta.

"Debat capres berpengaruh pada elektabilitas kedua calon terlebih pada Prabowo-Hatta," tuturnya.

Selain karena debat, mesin partai koalisi Prabowo-Hatta juga dinilai sebagai penentu keberhasilan untuk mendongkrak elektabilitas Prabowo-Hatta dibandingkan mesin partai koalisi Jokowi-JK. "Bekerjanya mesin parpol akan berpengaruh penting terhadap kemenangan masing-masing calon, mengingat mayoritas pemilih sudah merasa mantap dengan pilihannya," tandasnya.

Survei ini dilakukan pada 14-21 Juni di seluruh provinsi Indonesia menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan responden yang dilakukan oleh pewawancara yang sudah dilatih dengan bantuan kuesioner.

Sampel yang digunakan dengan teknik acak bertingkat (multistage random sampling). Untuk jumlah sampel valid 1.200 responden, margin error diperkirakan mencapai kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber By : Merdeka.com