Wednesday, 18 June 2014

Kejaksaan Karimun di minta Lakukan Croscek Ulang Semua Proyek Dinas kesehatan di Kabupaten Tanjung Balai Karimun.

Karimun,Dinamika Kepri-Diduga semua proyek  yang tersalurkan  Dinas Kesehatan Kabupaten karimun, yaitu melalui  berinisial R oknum pegawai kantor di Dinas Kesehatan Karimun, diduga bermasalah tindak korupsi.

Pasalnya ,bahwa semua proyek yang dikerjakan dinyatakan telah bermasalah,sebab pekerjaan proyek tidak sesuai Bastake,akibatnya banyak telah ditemukannya bangunan yang salah gambar ,dimana bangunan yang tidak sesuai itu dikatakan salah satu bangunan yang tidak sesuai dengan gambar atau pola maka sering disebut basetake. 

Dengan adanya  hal tersebut ,beberapa ormas meminta Pihak kejaksaan Karimun untuk segera turun kelapangan untuk melakukan cross check ulang karena telah sarat permainan murk-up Biaya bangunan .

Sebangaimana Hal ini telah disampaikan  Yudi diruang kerjanya di Sekretariat Asosiasi Pers Kepulauan Kundur beberapa waktu lalu.

Yudi mengatakan  ,bahwa telah ia menemukan bangunan yang tidak sesuai gambar di Karimun,katanya ada dua gambar atau bastake bantuan papan reklame penanggulangi HIV Aids,tidak sesuai dengan  bastake.

Selain ada di Karimun,juga terdapat di Tanjungbatu katanya ada gambar bangunan yang tidak sesuai,begitu juga di Moro.

Proyek Dinas kesehatan yang ditangani oleh CV.RICON  dengan menggunakan anggran Ratusan juta hingga miliaran rupiah itu asal di kerjakan.

" Setelah mlakukan pengecekan dilapangan  memng tidak sesuai dengan Batake,jelas terlihat beda gambar dengan fisik bangunan yang dikerjakan,Dalam Hal ini saya  menduga telah terjadi penyalahgunaan anggaran." Ucap Yudi.

Yudi juga meminta agar aparat Kejaksaan  segera menindak tegas kepada oknum pegawai yang telah diduga nakal tersebut, katanya ,tindakan ini  tidak tertutup kemungkinan ada proyek-proyek lain yang hasilnya sepertti ini .

" Tepatnya Aparat Kejaksaan  segera menindak tegas kepada oknum pegawai yang telah diduga nakal tersebutDimana kesalahan itu ada di pembangunan PUSTU di Alai, Kec. Ungar dan juga PUSTU di Sebele, Kec Belat Karimun. Dan Juga proyek proyek lainnya mendapat nasib yang sama." Ucap Yudi lagi

Terkait hal ini .media ini mencoba melakukan confirmasi terhadap apa yang dinyatakan oleh Yudi kepada Staff kantor Dinas kesehatan yang berinsisal R saat itu,Namun yang bersangkutan enggan menemui awak media ini,katanya masih sibuk di luar kota.

Sedangkan dari pihak   CV.Ricon sendiri ,juga tidak dapat dihubungi lagi ,diduga Cv. Ricon telah merasa bersalah diri,dengan automatis akan menghidari kejaran wartawan, tentunya yang bersangkutan akan memilih menonaktifkan ponselnya.(Rian)