Friday, 6 June 2014

Katanya, Menjelang Mtq ,2 hari tempat hiburan akan di tutup,Namun Massage Indothai Tetap Buka Seperti Biasa.

Batam,Hari Pembukaan MTQ Tingkat Nasional ke 25 di Batam akan buka Oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono,dan untuk menghargai moment MTQ yang digelar dilapangan engku Putri Batam Center tersebut,Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam katanya telah melakukan surat edaran kepada semua pihak Hiburan agar tutup selama 2 hari, ternyata masih ada yang buka.

Katanya (Disparbud) Kota Batam akan memberikan surat edaran ,agar Tempat Hiburan Malam (THM) akan tutup selama dua hari saat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), tujuannya untuk menghargai  event religi nasional itu, diduga Pernyataan Disparbud Kota Batam yang telah di ungah pada tanggal 22/5/2014 di Media Center (MC) beberapa waktu hanya pembohongan Publik.

Sebab surat edaran yang katanya akan direalisasikan namun terbukti tidak di patuhi, surat yang dimaksud sepertinya tidak diperdulikan oleh pemilik Massage,sebab siang tadi Jumat 6/6/2014,media ini telah menemukan salah satu Massage di bilangan Nagoya bernama Massage Indothai masih  buka seperti biasa,kata Manager Indothai itu mereka buka seperti ,namun untuk menghargai Prosesi MTQ yang sedang berlangsung seluruh karyawannya di wajibkan memakai pakaian adat melayu.

" Ya kami buka seperti biasa,kami juga menerima surat edaran tersebut,kami juga tetap menghargai moment MTQ ini,makanya kami mewajibkan semua karyawan disini wajib memakai baju adat melayu." Tegas Manager Indothai itu pada media ini ketika di confirmasi  pada jumat 6/6/2014 sore tadi.

Terkait adanya Massage yang buka saat moment Mtq ke 25 Nasional saat ini , kembali media ini melakukan confirmasi kepada Yusfa Hendri selaku  Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam,namun yang bersangkutan lebih memilih bungkam dari hal tersebut.

Dengan adanya tindakan pengusaha Massage  yang tidak menghargai moment Mtq ini ,Diduga pemilik usaha  massage sudah tidak mempercayai aturan-aturan yang ada di Negara ini lagi ,sebab pengusaha massage tersebut diduga  telah mengangkangi surat edaran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam tersebut.