Thursday, 15 May 2014

Tidak terima disalib , Supir molen Semen readimix hajar Supir Avanza sampai babak belur.

Batam, Dinamika Kepri - Sungguh naas bagi Bakkara,pada hari kamis 14/5 sekitar pukul 12  siang,Bakkara sudah mendapatkan beberapa pukulan bogem mentah dari seorang supir ugal-ugalan Mobil truck pengangkut semen readimix yang berlamat di kawasan industri Sekupang.

Akibatnya ,Bakkara pun tidak terima ,ia  segera membuat laporan ke polsek Sekupang atas pemukulan dirinya,di Polsek Sekupang Bakkara menuturkan kronologis kejadiannya kepada beberapa awak media , katanya ia diserempet mobil pengangkut semen Readimix bernomor pintu 09, yang saat itu  sedang melakukan  ugal-ugalan bersama mobil readimix yang lain.

" Saat itu saya  tengah mengendarai mobil dikawasan Kartini ,tiba-tiba ada mobil truck molen yang menyalip saya,saya pun panik,saya lihat ada 2 truck molen pengangkut semen lagi kebut-kebutan,dengan terkejut saya langsung menepi hingga mobil saya nyaris masuk parit,setelah saya perasaan mulai tenang,sayapun tidak terima, lalu mengejar mobil  truck yang menyalip tersebut,ketika  disimpang lampu merah kawasan industri Sekupang,saya berhasil menghentikannya,saya turun dari dari mobil dan berkata kepada supir itu,tolong hargain pengguna jalan yang lainlah,mendengar ucapan saya  supir itu tidak menerima dan menjawab,maumu apa ? dan langsung memukuli saya dengan cara membabi buta,mereka ada 3 orang,dan yang 2 orang (kernet=red) berperan pegangngi saya, setelah usai memukuli saya dengan puas, mereka lalu pergi."  Terang Bakkara sedih ketika menceritakan kronolgis kejadiannya kepada wartawan.

Akibat penganiayaan tersebut,Bakkara yang mengaku bekerja di STC mall itu,katanya telah mengalami sakit di bagian wajah pelipis kiri dan kepala.

Bahkan ketika membuat laporan di Polsek Sekupang ,ia juga menunjukkan surat hasil visum dirinya dari Rumah sakit (RS) BP kawasan Sekupang kepada para wartawan.

Terkait laporannya tersebut, Bakkara sangat berharap agar polisi dapat segera  menangkap supir yang merasa sok jagoan itu,tujuannya agar supir-supir mobil truck yang lain dapat menghargai sesama pengguna jalan.