Tuesday, 27 May 2014

Stand Bazar Mtq di Perjual Belikan Hingga Rp 14 Juta,Warga Janji Akan Mendemo Pemko Batam

Batam,Dinamika Kepri - Penggelaran akbar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)  ke-25 tingkat Nasional di kota Batam sudah didepan mata,acara yang akan di mulai 7-16 Juni di lapangan Engku Batam Center itu akan di buka langsung oleh Presiden RI yaitu Susilo Bambang Yudoyono (SBY).

Tampak segala Persiapan-persiapan telah menunjukan kerampungan,baik dari pembenahan kantor walikota maupun akses-akses jalan umum ,parkiran dan semua yang berhubungan dengan MTQ tersebut sudah terbenahi.

Namun , selain acara ini acara ke agamaan juga ada oknum yang membuatnya menjadi ajang Bisnis,bagaimana tidak ,sebab setiap stand-stand  bagi pedagang yang disediakan panitia di jual hingga belasan juta. akibatnya warga Batam yang hendak menempati stand meresa terkejut,ia mengira stan hanya disewakan,ternyata tidak, panitia malah menjualnya dengan harga yang fantastik.

Mendengar kabar itu,Aldi Braga yaitu  ketua Garda Indonesia,merasa risih, menurutnya itu adalah tindakan oknum-oknum yang sudah diluar kewajaran, dengan adanya tindakan panitia yang melakukan aji mumpung ajang bisnis dengan membuat harga tinggi ditengah -tengah acara keagamaan sangat tidak beradab,dan pihaknya berjanji akan melakukan demo terkait hal tersebut.

" Soal stand bazar yang di perjual belikan kategori ring 1 - 4 ,, harga 3 jt - 14 jt , menurut kami sangat mahal dan memberatkan UKM maupun masyarakat, kami akan demo dan menurunkan 300 orang." Ucap Aldi Braga kepada wartawan.Selasa 27/5/2014.

Terkait adanya ajang bisnis di acara keagamaan dengan menjual stand hingga belasan juta tersebut,media telah mencoba konfirmasi kepada Kabag humas pemko Batam yaitu Ardiwinata,namun hingga berita ini dimuat kabag Humas pemko Batam tersebut memilih bungkam,begitu juga dengan kepala  Dinas Pariwisata dan kebudayaan (disparbud) kota Batam Yusfa Hendri juga ikut Bungkam,padahal mereka-mereka yang dikonfirmasi media ini tentunya sangat mengetahui informasi-informasi tersebut.