Saturday, 5 April 2014

Miras Hendak diseludupkan Keluar Batam , Kapal Srikandi Enggan Mengangkutnya.

Tampak Kardus mencurigakan tersusun diatas dermaga keberangkatan pelabuhan domistic Sekupang.

Batam,Dinamika Kepri – Siang tadi 4/4/14,di pelabuhan Domistic Sekupang ,telah terjadi kejadian yang jarang ditemui.biasanya kapten Kapal akan senang apabila Kapalnya ditumpangi barang ,tetapi sekali ini tampak beda.Kapten Kapal menyuruh ABKnya menurun bungkusan kotak dus berukuran besar yang beratnya rata-rata 50 kg yang sebelumnya sudah diatas kapal.


Tidak tahu persis apa masalahnya,ketika media menanyakan kepada seorang ABK kantanya muatan kapal sudah terlalu berat,sehingga tidak memungkinkan untuk membawa barang yang tidak jelas apa isinya itu.tetapi ketika hendak diturunkan ,kotak  dus itu mengeluarkan suara air seperti didalam Botol.

Setelah anak buah kapal (ABK)  menurunkan barang yang diduga miras dan rokok tersebut,terhitung ada puluhan dus disusun diatas  Ponton dermaga.

Tidak selang berapa lama,munculah tiga orang,dan salah satunya memakai pakaian kaos bertuliskan Bea dan cukai,petugas bea cukai tersebut tampak serius menghitung potongan kotak dus  yang telah diturunkan oleh ABK ,lalu kedua orang yang ikut bersama petugas Bea Cukai itu yang diketahui sering nongkrong di toko Sinar utama itu lalu menyusun kotak dus tersebut  keatas gerobak sorong dan membawanya kembali ke salah satu toko Sinar Utama yang ada di areal pelabuhan itu dan menyimpan didalam gudang.

Sebelumnya pikir media ini  ,bahwa kedatangan petugas BC saat itu adalah untuk  menindak ,ternyata bukan,melainkan hanya memastikan julah bilangan kotak dus yang sudah diturunkan ABK dari atas kapal.

Setelah kotak dus yang diduga Miras dan rokok itu kembali disimpan kegudang  toko,petugas bea cukai  yang sebelumnya sibuk mengurusi barang  yang berangkat,  sudah tampak bertugas kembali didepan layar komputer  X-ray didekat ruang tunggu pelabuhan.

Menurut informasi yang diterima media ini, Ternyata bahwa Pelabuhan Domistic Sekupang adalah jalur utama penyeludupan  Miras dan Rokok bebas cukai  terbesar di Batam.bahkan sampai saat ini aktivitas tersebut  masih terus berlangsung, baik malam maupun disiang hari  aksi penyeludupan barang keluar Batam terus terjadi.

Sampai saat ini belum ada penegak hukum yang pernah dan berani menyentuh penyimpangan itu,diduga beck up didalam Permainan yang ada dipelabuhan itu,sudah  tidak tersentuh hukum lagi, Padahal sudah berkali-kali diberitakan,namun tidak ada riaknya, bahkan di media harian lokal maupun media cetak mingguan , berita itu sudah tidak pernah muncul lagi sedangkan aktivitasnya masih terus berlansung.”ada apa ? “. Dan yang jelas ,bahwa dugaan sementara ini,bahwa petugas Bc tersebut ikut dalam aktivitas tersebut.