Sunday, 20 April 2014

Meninggalnya caleg Partai Demokrat , Menimbulkan banyak asumsi di kalangan Masyarakat awam.

Batam,Dinamika Kepri - Jauhin Hutajulu yang sebelumnya pernah menduduki komisi III di Dprd kota Batam, kini telah tutup usia dan berpulang kepangkuan yang maha kuasa.

Jauhin Hutajulu Meninggal pada hari selasa sore tanggal 15 /4/2014 di rumah sakit Awal Bros.Calon legislatif Partai Demokrat nomor urut 4 daerah pemilihan Sei Beduk, Nongsa, Bulang, dan Galang ini dikabarkan meninggal dunia akibat serangan penyakit jantung yang diderita selama ini.

Sampai saat ini juga belum diketahui persis  apa sebenarnya yang mengakibatkan caleg tersebut meninggal dunia,bahkan tersiar kabar kalau pihak rumah sakit juga ikut merahasiakannya.

Bahkan pihak kepolisian saat ini juga telah melakukan penyelidikan atas meninggalnya caleg dari partai demokrat tersebut.

Menanggapi Hal itu, kini beragam asumsi muncul dari setiap tanggapan warga Batam yang mengetahui berita itu,ada yang mengatakan ini terkait dengan  pencalegkannya, ada juga yang berasumsi tidak sanggup menerima kenyataan dengan hasil  pemilu 2014 ini ,sehingga derita penyakit jantung yang  dialaminya kambuh ketika mendengar kabar sesuatu yang tidak berkenan terhadap dirinya .dan ada banyak asumsi bermuculan,ada  yang pro dan ada juga yang kontra.

Hampir setiap hari dimana tempat,baik dijalanan halte bus maupun kedai kopi,selalu terdengar membahas meninggalnya caleg demokrat itu,bahkan karena banyaknya asumsi dan tanggapan baik dan buruk,media ini sengaja tidak menulis semuanya dengan alasan tertentu.

Selama hidupnya,di kalangan Media, Jauhin Hutajulu dikenal sosok pekerja keras,selain angggota Dprd kota Batam, Ia juga seorang pengusaha.

Maka dari itu ,Kami segenap staf dan redaksi berita online www.dinamikakepri.com mengucapkan turut berduka cita dan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Jauhin Hutajulu kepangkuan Tuhan Yang Maha Kuasa semoga amal dan ibadahnya diterima disisinya.

Begitu juga para sanak keluarga yang ditinggalkannya , tetap didalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, serta diberikan ketabahan untuk merelakannya.