Wednesday, 23 April 2014

Hilangnya Spaduk Usir Kejari Batam,NCW Kepri Bantah Telah Lakukan Dil-Dilan Dengan Pihak Kejari.

Batam,Dinamika Kepri - Sebelumnya spanduk yang bertuliskan Usir Kajari Batam selalu terpampang di sekitar depan kantor kejari Batam seperti gambar disebelah kiri ini (foto di ambil Rabu 26/2/14) ,tetapi seminggu terakhir ini spanduk tersebut telah hilang entah kemana.

Ketika media ini menyakan tentang raipnya spanduk itu, Ketua NCW Kepri yaitu Mulkansyah membenarkan, tetapi Ia sangat menolak kalau NCW di issukan  telah melakukan Kordinasi damai dengan pihak Kejari.

" Iya benar spanduknya memang telah hilang,tapi saya akan pasang kembali,kebetulan masih ada stock  2  spanduk lagi dan secepatnya akan dipasang kembali,dan issu tersebut,tidak benar kalau NCW melakukan mediasi damai dengan pihak kejari,memang saya pernah dipanggil pihak kejari ,tetapi saya tidak mau." Terang Mulkan kepada media ini melalui Celularnaya Rabu malam 23/4/14.

Sebelumnya ,Rabu 26/2/14 yang lalu ,sekitar pagi  jam 8 pagi Ormas dan Okp datangi kantor kejari Kota Batam melakukan orasi didepan kantor Kejari ,mereka  menuntut agar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam hengkang Namu tidak berhasil,

Sebelumnya ,mereka menuding Kajari yaitu Yusron SH MH telah tutup terhadap  kasus-kasus Tindak pidana korupsi(tipikor) yang ada di Batam.

Para pendemo yang terdiri dari organisasi masyarakat(ormas),organisasi kepemudaan (OKP) itu menuntut kasus Bansos Gate segera diungkap kembali,begitu juga kasus pengadaan alat Genset di bandara hang Nadim ,kasus RTLH Batam, dan kasus dugaan penyuapan antara Oknum Dinas pendidikan dan Oknum anggota komisi  IV Dprd Kota Batam.

Para pengunjuk rasa menilai bahwa kinerja  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam,lamban alias tidak berfungsi sebagai mana dengan fungsi yang sebenarnya yaitu dalam hal penegakkan hukum.

Selain itu..mereka juga menilai bahwa tindakan Kajari sudah mengecewakan masyarakat Batam,sebab ia bertugas di Batam belum ada kasus Tipikor yang dapat diungkapnya,semua di SP tiga kan atau kasus yang tidak benar,sehingga membuat setiap permasalahan tersebut menjadi mengendap dan di peti Kemaskan.