Thursday, 24 April 2014

DUA PERSONIL POLDA KEPRI DI BERHENTIKAN TIDAK DENGAN HORMAT.

Rabu tanggal 23 April 2014 pukul 14.00 Wib, Kabid Humas Polda Kepri Akbp. Hartono, SH diruang kerjanya menerangkan tentang Upacara pemberhentian 2 Orang Personil Polda Kepri secara Tidak dengan Hormat.

Tanggal 23 April 2014 Sekira Pukul 07.00 Wib, seluruh personil Polda Kepri melaksanakan Upacara Pemberhentian 2 ( Dua ) Orang Personilnya secara Tidak dengan Hormat dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri ), dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat. 

Upacara PTDH   ( Pemberhentian Tidak Dengan Hormat ) tersebut dihadiri oleh WakaPolda Kepri Kombes Pol. Drs. Richard Marlon Lumban Tobing, SH, Seluruh Pejabat Utama Polda Kepri dan seluruh Personil Polda Kepri serta PNS Polri. 

Akan tetapi, sewaktu Upacara PTDH dilaksanakan 2 ( Dua ) Orang Personil yang akan di PTDH tersebut “ TIDAK HADIR “  pada saat Upacara berlangsung, sehingga Kapolda Kepri hanya menerima Atribut Polri / Seragam Polri dari Perwakilan dari Personil Bid Propam Polda Kepri. 

Walaupun yang bersangkutan tidak menghadiri Upacara tersebut, namun Pelaksanaan Upacara PTDH tetap berjalan dengan aman dan tertib. Adapun Nama 2 ( Dua ) Orang Personil yang di PTDH oleh Polda Kepri, Yaitu :

1.    Brigadir. Fredy Marbun Personil Ba Dit Pamobvit Polda Kepri

•    Telah melanggar Pasal 14 Ayat (1) huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003
( Tidak melaksanakan dinas tanpa ada keterangan apapun selama 100 Hari Kerja )

•    Hak ASABRI

2.    Briptu. Gigih Anastian Personil Ba Bid Telematika ( TI ) Polda Kepri

•    Telah melanggar Pasal 14 Ayat (1) huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003
( Tidak melaksanakan dinas tanpa ada keterangan apapun selama 230 Hari Kerja )

•    Hak ASABRI

Amanat Kapolda Kepri pada Upacara PTDH tersebut menyampaikan bahwa organisasi Polri akan senantiasa mendapat sorotan dari masyarakat terkait tugas - tugas pokoknya yang bersinggungan langsung dengan aspek sendi - sendi kehidupan masyarakat, oleh sebab itu, Kapolda Kepri tekankan kepada seluruh Personil Polda Kepri dan PNS Polri agar selalu menjaga Etika, Moral dan Perbuatan  baik di lingkungan tempat tinggal maupun dalam melaksanakan tugas sehari - hari sebagai Anggota Polri.

Untuk menjaga Etika, Moral dan Perbuatan Anggota Polri agar tetap berjalan sesuai Norma dan jalur yang telah digariskan maka Polda Kepulauan Riau telah berkomitmen, untuk menindak tegas setiap tindakan penyimpangan perilaku Personil yang dilakukan oleh oknum Anggota Polri / PNS Polri Khususnya Polda Kepulauan Riau. 

Salah satu bentuk Implementasi tindakan tegas yang telah dijalankan oleh Polda Kepri adalah Penerbitan Keputusan Kapolda Kepri tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat ( PTDH ) bagi Anggota Polda Kepri yang  telah terbukti melakukan tindakan yang melanggar Peraturan / Norma - norma Etika dan disiplin Angota Polri.

Untuk kita ketahui bersama bahwa Penerbitan Keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat ( PTDH ) ini telah melalui mekanisme dan proses yang sangat panjang, sesuai prosedur Hukum yang akuntabel dan selaras dengan hasil Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri ( KEPP ) berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Profesi Polri.

Putusan PTDH terhadap Anggota Polda Kepri telah ditinjau dari beberapa aspek seperti “ ASAS KEPASTIAN “ dengan menitikberatkan adanya kepastian terhadap Anggota yang melakukan pelanggaran sehingga menjadi jelas statusnya, “ ASAS DISTRIBUTIF dan KEMANFATAN “ yaitu telah  dipertimbangkan  seberapa besar manfaatnya bagi organisasi dan Anggota Polri yang dijatuhi  PTDH tersebut. Selain itu, Putusan PTDH tersebut juga berlandaskan atas “ AZAZ KEADILAN “ , maksudnya Polda Kepri harus berkomitmen mewujudkan keadilan terhadap Oknum Anggota Polri yang telah terbukti melangar Norma Etika dan Disiplin sebagai Anggota Polri dengan memberikan “ Punishment ”,                 yang salah satu Implementasinya adalah Penerbitan Keputusan Kapolda kepri  Nomor KEP / 92 / IV / 2014, tanggal 14 April 2014 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat ( PTDH ) Personil Polda Kepri, sebaliknya terhadap Anggota Polri yang telah Berprestasi harus diberikan Reward / Penghargaan sesuai Prestasi yang dicapainya.

Kapolda Kepri berpesan kepada Anggota yang telah diberhentikan, setelah kembali ke masyarakat agar dapat bergaul dan bermasyarakat dengan baik sehingga dapat menjadi Contoh dan Tauladan yang baik dalam kehidupan bermasyarakat, Kapolda Kepri yakin dan percaya saudara dapat berpeluang lebih baik  dalam berkarier diluar Organisasi Polri.  Jagalah  nama baik Polri selalu hindari perbuatan tercela, perbuatan pidana dan  perbuatan lain yang dapat merugikan saudara nantinya. Jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik lagi ke depan demi masa depan saudara.

Selanjutnya Kapolda Kepri juga menyampaikan kepada seluruh Personil Polda Kepri dan Seluruh Personil yang berada di Jajarannya, semoga Upacara PTDH ini tidak terjadi lagi di masa - masa yang akan datang. Untuk Kapolda Kepri Berpesan :

1.    Tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita selalu mendapatkan bimbingan dan petunjuk dalam setiap langkah dan tindakan kita.

2.    Tingkatkan kedisiplinan Pribadi dan Kesatuan sebagai benteng untuk mencegah dan menjauhi diri dari perbuatan yang merugikan nama baik Pribadi, Keluarga dan Kesatuan.

3.    Pelihara sikap, tingkah laku dan tutur kata setiap waktu.

4.    Hindari sikap - sikap seperti Arogansi, Individualisme  dan Apatis sehingga kita semua dapat menjadi tauladan bagi keluarga dan masyarakat.

5.    Tingkatkan Pengawasan dan Pengendalian terhadap Anggota di dalam setiap pelaksanaan tugasnya dan tidak ragu – ragu untuk menindak tegas Anggota yang melakukan tindakan Pelanggaran Hukum serta memberikan penghargaan terhadap Personil yang berprestasi.