Monday, 31 March 2014

Awas...Hati- hati , Pemilu Nanti Jangan Pilih Caleg Yang Banyak Janji.


" Awas...Hati- hati jangan salah pilih ,Saat ini banyak banyak orang munafik jadi caleg "

Tanjung Balai Karimun, Dinamika Kepri -saat ini Sikap kita sebagai pemilih sebaiknya harus lebih berhati-hati didalam memilih pada PEMILU 09 April Nanti, dimana tindakan itu merupakan suatu sikap waspada  kita  untuk dapat memilih  wakil- wakil yang mampu menyalurkan asfirasi rakyat  dalam menerima serta memperjuangkan segala keluhan daerah ,demi pembangunan Tanjung Balai Karimun Kepri kedepannnya. 

Didalam memilih nanti di harapkan kepada masyarakat Karimun. Untuk lebih selektif memilih orang yang benar-benar caleg yang terbaik yang duduk di kursi DPRD Karimun, DPRD Prov, maupun DPRD Pusat. 

Untuk DPRD Tingkat Kabupaten Karimun misalnya ,Janganlah terkecoh dengan omongan omongan, Janji janji palsunya, Janganlah tergoda dengan adanya caleg  melakukan kontrak politik praktis, atau sejenisnya.

Pilihlah wakil rakyat yang benar-benar memikirkan Karimun kedepan sesuai dengan hati nurani masing-masing, yang kiranya mampu menyalurkan asfirasi demi perkembangan daerah. Jangan sampai kita terpilih Caleg yang hanya sekedar datang, duduk, diam, dan treima duit, atau lumrahnya disebut 5D.

H.Haris. Seorang tokoh politik di kundur saat ditemui media ini berpesan, untuk memberi pelajaran berharga untuk masyarakat, terutama yang melakukan kontrak politik dari segala hal perjanjian, ia menceritakan sekelumit perjanjian yang dilakukan antara temannya Yudi dan Hafis. Sdr Abd Hafid yang sekarang di DPRD Karimun,  penampilannya seperti tidak mengingkari janji atau muslim sejati, tapi ada atau tidak janji yang ia penuhi?. 

Tidak satu pun janji yang ia penuhi, tapi malah sebaliknya, malah sikapnya lebih banyak menghindar. Apakah sikap seperti ini boleh dikatakan seorang muslim?.. Orang yang  tau akan hukum Islam pasti bukan seorang yang munafik.

Di zaman semakin maju dan modern ini seiring dengan lajunya berbagai bentuk penipuan. Baik dari kalangan bawah hingga ke kalangan atas. Tidak memikir usia, tempat, dan bahkan jabatan. 

Selagi ada kesempatan sedaya upaya, kadang dengan menghalalkan segala macam cara. Sebagai contoh Kadang tampak pada seseorang itu sangatlah alim. 

Bak sebagai ustad dan ada juga yang berpura pura ramah, masih banyak lagi hal-hal lain itu hanyalah sebagai trik atau sebagai kedok untuk mengelabui masyarakat semata dan berbagai hal lain lagi akan timbul. Namun kita diharapkan untuk lebih jeli terhadap prilaku prilaku orang seperti ini.

Saudara Yudi saat kami mengajak menelusuri kembali kisah2 perjanjian atau kontrak politik yang dilakukan antara Sdr Abd Hafis dan Yudi. Warga tanjungbatu kundur, mengatakan “ Saya adalah salah satu orang yang merupakan korban penipuan salah satu oknum anggota DPRD Karimun. 

Mulai dari awal janjinyamau mengembalikan segala biaya, hingga saya diharuskan menanda tangani kontrak politik yang berbunyi jika saya di berikan PAW dari Abdul Hafid selama setahun, maka saya diharuskan menanda tangani surat pernyataan bahwa saya harus menyetor sebanyak 10 juta sebulan kepadanya selama setahun yang juga ditanda tangani oleh bendahara SEKWAN. Dan hal ini juga ia ingkari”. 

Apakah orang seperti ini boleh dikatakan seorang Muslim yang bisa kita contoh?”. Tanya Yudi penasaran.

Lanjut Yudi menyakinkan.” Dan saya siap dituntut, atau dilaporkan ke Polisi jika pernyataan saya ini bohong”.

Saudara Hafid sudah tidak lagi mengaktifkan Selurernya. Saat dikomfirmasi melalui tim suksesnya yang enggan menyebutkan namanya mencontohkan kata kata Hafid. 

“Saya sudah menjalani semua aturan. Kalau dulu saudara Yudi buat kesepakatan segalamacamnya sama saya? Ya siapa suruh dia mau ?  "

Ibarat berkendaraan, saya sudah memakai helm, menggunakan kaca sipon, punya SIM, punya STNK, dan segala peraturan lalu lintas semua sudah saya jalani”.

Toh jika saya tidak mengikuti atauran atau bersalah, buktinya sekarang saya juga masih anggota Dewan?.” Tetapi saat ditanya apakah Saudara sudah lupa dengan kendaraan yang Saudara kendarai dari mana memperolehnya?. 

Sang Tim Sukses yang yakin dengan Abd Hafid akan mendapatkan kursi DPRD kembali di 2014-2019  cukup dengan 20 suara di tiap TPS, atau cukup dengan 700 Suara ini, malah tidak bisa menjawab, dan meninggalkan lokasi.

Semoga dari pengalaman diatas, kita bisa mengambil kesimpulan yang berharga. Kedepan yang kita harapkan, wakil wakil yang terpilih nanti, merupakan wakil wakil yang benar benar memikirkan masa depan Karimun yang jauh lebih baik dari sekarang ini. Amin.

(Rian)