Saturday, 15 March 2014

4 Bulan Kemarau Panjang ,Batam Diterpa Hujan Selama 15 Menit,Sebagian Warga Mengucap Syukur.

" Wah ..trimakasih tuhan,akhirnya hujan datang juga,sudah 4 bulan ini tidak datang hujan,saya kira kita warga Batam sudah di kutuk yang maha kuasa."

Batam,Dinamika Kepri - Sabtu Siang tadi sabtu 15/3, sebagian daerah kota Batam di terpa hujan tetapi hanya 15 menit saja.

Banyak Warga terlihat mengucap syukur atas datangnya hujan tersebut,sebab sudah 4 bulan ini, Batam telah dilanda kemarau yang panjang.akibatnya seluruh tumbuhan bunga taman kota menguning karena kekurangan pasaokan air.

Selain itu,hutan-hutan jadi terbakar termasuk hutan ditepi jalan.dengan datangnya hujan selama 15 tadi,setidaknya dapat mengurangi rawan kebakaran terhadap hutan dan memberikan kesejukan bagi iklim Batam.

Salah seorang Warga yang bernama Ariadi (35) di perumahaan di Blok 6 Nagoya mengatakan dirinya sangat senang dengan datangnya hujan tersebut.

" Wah ..Trimakasih Tuhan,akhirnya hujan datang juga,sudah 4 bulan ini tidak datang hujan,saya kira kita warga Batam sudah di kutuk yang maha kuasa." katanya berseri - seri pada media.

Tetapi percaya atau tidak,lamanya musim kemarau di Batam katanya karena ditenggarai banyaknya galangan kapal di Batam,dimana di setiap perusahaan galangan kapal atau shipyard kayatanya memiliki pawang hujan yang dapat memindahkan dan mengalihkan hujan ke daerah lain.

Banyaknya galangan kapal yang mengelilingi pulau Batam  saat ini,tidak menutup kemungkinan bahwa musim kemarau selama 4 bulan ini adalah hasil perbuatan para pawang-pawang hujan tersebut,sebab dengan adanya musim kemarau akan lebih menguntungkan pihak perusahaan,sebab kalau hujan datang, setiap pekerjaan di galangan kapal akan terbengkalai dan bisa merugikan pihak kontraktor maupun pihak perusahaan,maka dari itu,pawang-pawang hujan sangat di butuhkan disetiap galangan kapal yang ada di Batam.