Friday, 7 February 2014

Diduga Tidak Sesuai Peruntukan,Terindikasi Dugaan Penyalah Gunaan Dana PNPM Di Kavling Patam Indah,





Batam,Dinamika Kepri - Penyaluran dana pmpn sebesar Rp 36 juta di Kavling Patam Indah RT 07/RW 01 mulai dipertanyakan masyarakat setempat,warga menuding RT dan perangkatnya tidak tranparansi terkait penggunaan anggaraan dari APBN itu.kini menjadi polimik ditengah warga kavling Patam indah

Kata warga, mereka tidak puas dengan kinerja Rt mereka,mereka menilai RT tertutup tidak transparansi atau tidak adanya keterbukaan publik terkait penggunaan dana anggaran PNPM tersebut.

" Mana laporan pertanggung jawaban Rt terhadap penggunaan anggran itu ?." Tegas warga

Mereka juga curiga ada Mark up dalam dana anggaran PNPM tersebut,warga juga menyayangkan tindakan Rt 01 itu dinilai prontal dalam penyaluran anggaran tersebut.

" Apa urusannya RT nangani PNPM,itu bukan urusannya,kenapa Ia yang sibuk,kan ada BKM dan KSM,yang saya ketahui,RT hanya mengawasi dan memantau dan itu telah diatur dalam penyaluran PNPM,jadi ada apa ? ." Cetus warga.

Terkait hal tersebut,ketika media mencoba mengkonfirmasi kepada lurah Setempat ,Kamaluddin SE.Lurah Patam Lestari mengaku tidak mengetahui hal tersebut,katanya Ia cuma ngawasi.

" Saya tidak tahu itu,itukan ada BKM nya,tanyakan pada Parto saja,saya cuma ngawasi." Ucap Kamaluddin SE singkat dari celularnya.

RT 01 kavlin Patam Indah ,Ibnu Lubis memilih diam dan tidak memberikan jawaban apapun ketika dikonfimasi media ini.walau berulang kali dikonfirmasi yang bersangkutan sama sekali tidak merespon media ini.

Asumsi Masyarakat Kavling Patam Indah , RT  katanya telah lakukan Diskrimanasi terhadap warganya.

Saat ini telah banyak terjadi asumsi-asumsi lain di benak para warga,katanya sebagian warga juga  selama ini katanya di telah abaikan oleh rt itu,ada yang diperhatikan ada yang tidak diperhatikan,RT Kavling Patam Indah kelurahaan Patam lestari ini  lebih condong kepada warga yang diketahuinya telah mendukungnya dikala pemilihan RT dahulu.

Kni Warga yang terabaikan  mulai angkat bicara,katanya RT pilih kasih terhadap warganya.bahkan data untuk batuan beras miskin (Raskin) saja , RT tersebut katanya  mampu mengalih nama sebelumnya  kepada nama pendukungnya.

Mak Cici ,seorang ibu janda dengan dua anak, kini hanya bisa melapangkan dada,sebab bantuan raskin yang biasa diterimanya kini tidak Ia dapatkan lagi,sebab Nama suaminya Maruli telah dialihkan kenama Maruli yang lain bahkan namanya sendiri sengaja di tipex.

" Saya tidak dapat batuan raskin lagi ,padahal saya janda dua anak,sebelumya saya dapat,tapi saya dengar nama suami saya telah dialih kenama yang lain yang kebetulan namanya sama-sama Maruli,bukan itu saja batuan BLSM juga sama juga telah dialihkan,nama saya juga ditipex dialih kemana orang lain,mungkin karena yang bersangkutan pendukungnya,makanya terjadi seperti itu ". Ucap Mak Cici sedih.

Ungkap Mak Cici lagi,selama ini Ia juga di suruh RT tersebut untuk membayar sendiri Biaya penerangan yang ada ditiang listrik depan rumahnya.

"Lampu penerangan yang ditiang listrik depan rumah saya itu,saya juga bayar sendiri,padahal sebelumnya RT janji yang akan membayar." Tambah mak Cici.

Terkait penggunaan Pnpm di Kavling Patam Indah sebesar Rp 36 juta tersebut,Sabtu 8/2/14, Amman Manan selaku  Rw 01 Patam Lestari ketika diconfirmasi media ini , berjanji akan melakukan Croscek ulang ke RT 07 Kavling Patam Indah.

" Trimakasih telah menanyakan hal tersebut,nanti saya akan melakukan croscek ulang ke RT yang bersangkutan." Ucap Rw 01 Patam Lestari itu tegas.

Dan Parto selaku ketua BKM PNPM kelurahan Patam Lestari ,pada hari sabtu 8/2 tidak dapat diconfirmasi karena yang bersangkutan lagi tidak berada dikediamannya.


Bersambung..