Monday, 24 February 2014

SD 009 BATAM KOTA,BUAT PEMILIHAN ULANG KOMITE BARU.

Batam,Dinamika Kepri - SD 009 melakukan pemilihan ulang Komite sekolah Tahap II periode sebelumnya masa bakti  2010 -2014 bulan Februari.  Acara pemilihan yang di lakukan pada tanggal 22 Februari 2014 mulai jam 09.00 wib sampai 11.30 wib yang di hadiri orang tua wali murid siswa dan petua masyarakat sekitar Perumahan Botania Garden.  

Kepala Sekolah SD 009 Batam Kota  Rahmat, S.Pd dalam kata sambutan pembukaan , bahwa jumlah siswa -siswi yang sekarang berjumlah 833 murid terbagi 4 kelas  dan sekarang SD 009 kekurangan Guru sekitar 6 orang dan kita sudah mengajukan ke Dinas tapi belum terealisasi sampai sekarang, jadi sekarang proses belajar mengajar kita bagi-bagi waktu kepada guru yang ada.  

Dalam pemilihan Komite kita buka dengan sistim Biokrasi dan Demokrasi, pemilihan Komite pertama kali diselenggarakan di SDN 009 dan kebetulan saya yang menjabat sebagai kepala sekolah dari sebelumnya dua periode yang menjadi kepala sekolah. Rahmat meminta kepada semua Wali murid dapat memberikan saran dan kritikan yang sifat membangun dalam dunia pendidikan murid-murid didikan supaya dapat berguna di masa depan, menjadi komite tidak ada gaji dari manapun. 

Dalam hal ini saya bisa meluangkan pikiran dan waktu supaya menjadi dunia pendidikan percontohan yang sebelumnya saya terpilih juara 2 di solo tingkat Nasional.   

Dari 4 kandidat yaitu Usman dari RW 029 Botania Garden, Sugito RT 002/046 Botania Garden, Amrullah RW 046 Botania Garden,  Nurhanyati panggilan Emi mantan Komite lama, siapapun terpilih dapat memberikan aspirasi dunia pendidikan dan bagi yang tidak terpilih dapat memberikan masukkan nantinya.  saya juga harus cepat menyusun laporan keuangan terhadap tenaga honorer sejumlah guru-guru anak didik dan sejumlah laporan yang lain ke Dinas Pendidikan. 

Raja Fanindo sebagai ketua Panitia Pemilihan terima kasih kepada kepala sekolah dan masyarakat atas di percayanya saya dan rekan panitia yang lain untuk menyongsong Biokrasi dan Demokrasi pemilihan komite SDN 009, semoga jalanya pemilihan berlangsung dengan baik. 

Dari semua kandidat memberikan sambutan dengan Visi dan Misi ingin membangun dunia pendidikan lebih transparan baik pengunaan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan Dana-dana yang lain dari APBN dan APBD, membasmi pungli-pungli yang selama ini kita dengar pada waktu penerimaan siswa baru. 

Dalam proses yang pemilihan di warnai acara ke akraban dengan orang tua murid yang di iring-iringi lagu-lagu, setelah semua wali murid telah melakukan pemilihan secara berduyun-duyun dan bareng-bareng dan  hasil pemilihan menetapkan Hayati (Emi) ketua komite yang lama. salah satu kandidat yang engan disebut namanya   mengatakan ada kejanggalan.

 " sebenarnya ada terjadi kejanggalan-kejanggal dari star awal seminggu sebelum pemilihan, karena orang tua murid banyak tidak tau tentang calon-calon kandidat yang kita dengar waktu pemilihan." Ucapnya

Tambahnya lagi, " Dari kasat mata tidak adanya transparasi dari Kepala sekolah sebagai yang punya wewenang terhadap pelaksana dilingkungan SDN 009 terhadap pemilihan komite dan seakan diserahkan sepenuhnya ke Panitia dalam tempo 1 minggu."

Terangnya " Dari baliho yang  di pasang  sudah tampak tidak adanya transparansi, mengapa karena sebelum pemilihan hari sabtu baliho terpasang  malam jumat itu salah satunya tidak transparansi. Karena dari 3 kandidat sejumlah wali murid pasti tidak kenal dan pimiliyar dari 3 kandidat sedangkan satu kandidat itu adalah mantan komite yang lama karena waktunyapun telah lama berakhir.''

" Ibarat saya mau dipilih tapi calon pemilih tidak kenal, ini bisa di katakan memilih pemenang dalam karung atau ibarat kucing dalam karung.'' Tambahnya.

Ucapnya lagi " Sekarang semua sudah terbuka dan meminta kepala sekolah membuka  hasil pertanggung jawaban terhadap anggaran yang di terima  sebanyak jumlah siswa yang ada baik dari APBN dan APBD. Salah satu wali murid yang enggan disebut namanya mengatakan selama ini memang tidak ada jurnal laporan yang di cantumkan dari pihak sekolah untuk di ketahui orang tua murid.''

Terangnya " Dan komitepun hanya berperan dengan kantin sekolah untuk mencari tambahan dan keuntungan, mungkin itulah takut terbongkar seolah-olah kawasan yang ada di sekolah milik komite yang lama. Belum lagi dengan adanya penerimaan Siswa-Siswa yang selama ini meminta uang kepada calon murid yang berkisar 750 – 2 Juta .''

Tambahnya " Sedangkan   penerima siswa baru tahun 2013 , kita tidak tau kemana uang yang diterima oleh komite dengan alasan uang pembangunan sekolah dan ada juga yang bermain di komite yang anaknya di bawah umur 6,4 Tahun tapi masuk.''

Pungkasnya menerangkan " Setiap tahunnya pasti kita dengar  ada pembicaraan uang dengan alasan tidak cukup umur, kalau uang  yang di dapat saya dengar sebelumnya kurang lebih 45 Juta dan kita dengar kemarin uang tersebut di bangun kanopi dari pintu masuk sekolah sampai depan pintu masuk kelas satu 30 Juta Rupiah yang ada sekarang ini .''

Tanyanya " Kemana sisanya dari penerimaan uang wali murid yang di terima oleh komite. Sekolah untuk mendidik hanya sebagai kedok mencari uang termasuk komite yang terpilih sekarang, apalagi sekarang ada pembangunan gedung kelas baru  darimana uangnya untuk pembelian bangku. Kejaksaan dan Kepolisian segera usut tuntas Bobrok Anggaran( kalau tidak berani  duga kebal hukum). Sumber di rekam.'' Pintanya penasaran.