Monday, 10 February 2014

Samsung Tablet Kw - Kw an(Duplikat) ,Rajai Pasar Tablet Lacptop Di Batam.

Batam,Dinamika Kepri - Ini adalah informasi baik Penggemar Samsung  Tablet Lactop di seluruh Indonesia, selain murah dan terjangkau modelnya mirip seperti aslinya.tetapi tidak ada garansinya

Bagi anda yang ingin mendapatkannya, anda bisa mampir ke kota Industri yaitu kota Batam provinsi Kepri.

Produck Samsung Tablet Lactop KW (Duplicat) dengan kisaran harga dari Rp 2.1 juta sampai dengan  Rp3 juta ,anda sudah dapat memiliki samsung Tablet Lactop KW, yang mana bentuk dan tampilannya hampir tidak ada bedanya dengan yang asli .

Anda dapat membelinya disemua konter Hp di seluruh Batam, sebab saat ini belum ada larangan dari pihak manapun tentang peredaran Produck Kw-kw an tersebut, tempat salah satunya ada di Matahari Plaza Nagoya,selain banyak pilihan, matahari Palaza  itu juga dapat dijadikan wisata belanja barang electronik lainnya.

Setiap harinya produck-produck terbaru bermunculan ditempat ini, didukung Batam adalah daerah FTZ,menambah kemudahan gampangnya dan murahnya barang electronik di daerah ini.

Hampir seluruh stan yang ada disitu menjual produck Samsung  tablet Lactop,tetapi awas 90 % samsung KW-KW an,sama halnya dengan samsung yang asli juga sama produck Korea.

Bila tinjau dari segi harga , memang merek KW lebih murah dari aslinya,perbedaan harga bisa mencapai 60% dari dari produck aslinya .rata-rata harga Tablet Lactop KW tersebut berkisaran Rp 2,1 juta sampai dengan Rp 3 juta.tetapi tidak ada garansinya.

Tetapi,apabila  anda tidak puas dengan barang sudah anda beli atau mengalami kerusakan,pasti harus tanggung sendiri,sebab Samsung KW an itu tidak bergaransinya,jelas barang tersebut tidak dapat dikembalikan lagi , kalau boleh dianjurkan ,alangkah baiknya anda membuat laporan saja  kepada pihak polisi terdekat , natinya agar para penjual samsung kw itu dapat diproses secara hukum,itupun kalau anda lagi bernasib mujur.

Sebab Dalam pasal 62 Undang-undang No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen tersebut juga telah diatur tentang pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Pelaku usaha diantaranya akan Dihukum dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 2.000.000.000, (dua milyard rupiah).itupun kalau anda merasa dirugikan.