Saturday, 22 February 2014

Pool Taxi Blue Bird Jaga Ketat Satuan Satpol-PP, Taxi Blue Bird Tetap Beroperasi.

Batam,Dinamika Kepri - Hampir setiap hari  Satuan Satpol-PP Kota Batam selalu tampak menjaga Terminal (pool)Taxi Blue Bird yang berlokasi disekitaran simpang jam  Baloi.

Puluhan petugas tampak berjaga-jaga di pintu masuk gudang  Taxi Blue Bird,dimana sebelumnya lokasi itu dipergunakan  konser musik ,dan saat ini telah beralih fungsi menjadi pool Taxi Blue Bird.

Satuan Satpol-PP tetap berjaga walau Taxi Blue Bird ada yang keluar masuk , diduga keberadaan mereka di gudang Taxi Blue Bird tersebut untuk menjaga bila-bila ada serangan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,dimana permasalahan izin pengoperasian ke 25 unit Taxi Blue Bird tersebut sebelumnya pernah  di tiolak keras persatuan supir taxi seluruh Batam.dimana penolakkan itu mereka tunjukan dengan berdemo didepan kantor wali kota pada hari selasa 18/2 yang lalu.

Dan Walikota sendiri telah menghentikan izin operasi sementara,dan berjanji akan membahas dalam satu minggu ini dan mulai terhitung sejak tanggal 18/2 yang lalu dan akan diumumkan kembali pada rtanggal 25/2 mendatang

Seorang petugas  Satpol-PP pada media ini mengatakan,bahwa keberadaan mereka di tempat itu katanya  untuk menjaga  ke 25 Taxi Blue Bird yang sebelumnya telah dilarang beroperasi oleh walikota ,dan dijaga tujuannya agar taxi tidak bisa keluar dari gudang.

" Kita menjaga agar  ke 25 Taxi Blue Bird yang baru tidak keluar,selain itu juga untuk menjaga keamanannya."

Selain itu juga,keberadaan mereka untuk menjaga wanti-wanti  keamanan gudang Taxi Blue Bird itu sendiri .dimana permasalahan ke 25  Taxi Blue Bird jenis mobil terbaru bermerek Altis tersebut  saat ini lagi memanas di sesama para supir taxi,sebab keberadaan Taxi Blue Bird  selama ini telah di tuding meyalahi kesepakatan forum taxi Batam dan telah melakukan monovoli harga lebih murah dari harga standart yang berlaku. sehinngga membuat taxi lain tidak mendapatkan penumpang,dimana pernyataan ini di katakan langsung seorang supir Taxi Hourbay yang bernama Ajo disela-sela waktunya kepada media ini.

" Sejak adanya Taxi Blue Bird,kami tidak laku lagi,kenapa, mereka lebih murah Rp 500 dari kami,itu perbedaan pada buka pintu saja,belum lagi tarif argo, jelas pasti berbeda,makanya saat ini kami hanya mengharapkan antrian saja itupun kalau ada,kalau mengharapkan panggilan ,jangan harap!,penumpang saat ini lebih memilih mereka,selain mobilnya baru-baru,tarifnya juga lebih murah dari kami. " Pungkasnya dengan mata berkaca-kaca.