Friday, 21 February 2014

Pembagunan Jembatan Pelantar Di Kampung Dalam Galang Baru Terkesan Tidak Maksimal, Santoso Dishub Batam Bidang laut , Janji Siap Digantung Apabila Ada Kesalahan.

Batam,Dinamika Kepri - Pembangunan Jembatan Pelantar  yang menelan biaya  sebesar Rp 2.137.000.000. (Dua miliar seratus tiga puluh tujuh juta rupiah)katanya  hasil hasilnya kurang maksimal,pernyataan itu diutarakan warga setempat kepada media ini saat meninjau lokasi pembangunan pelantar tersebut rabu 17/2/14 di kampung dalam  Galang Baru jembatan enam  Barelang.

Dilokasi ,Tampak pengerjaan proyek telah usai ,namun alat-alat material penahan alat bangunan masih menempel bahkan banyak kerusan pada bangunan.

Bahkan seorang bapak tua kena marah dari seorang ibu ketika memberi pernyataan kepada ini ,seorang ibu muda marah-marah ketika seorang bapak tua membeberkan kekesalannya kepada wartawan.katanya hasilnya tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

Diduga masyarakat setempat tidak puas dengan hasil pembangunan,membuat ada warga yang pro dan ada yang kontra.

Kemarin , Kamis 20/2,dimeja kerjanya Santoso soerang Pejabat Dinas perhubungan (Dishub) di bidang laut serta Pejabat PPTK mengatakan siap digantung apabila pembagunan jembatan pelantar di kampung dalam Galang baru tersebut ada kesalahan.

" Itu sudah maksimal,dan Saya siap digantung apabila ada kesalahan di pembangunan tersebut ." Tegasnya pada beberapa media diruang kerjanya.

Tetapi Ia juga beralibi,katanya Ia tidak berhak untuk menunjukkan laporan pertanggung jawaban dan menunjukan data speksifikasi,Bestek pembangunan jembatan pelantar itu kepada media.
" Itu kewenangan kadishub ,saya tidak ada wenang atas hal itu,baiknya ke Kadishub saja. " cetus Santoso yang mengaku utusan kementerian Perhubungan ini.

Santoso juga mengaku,kalau dirinya hanya melanjutkan pekerjaan proyek itu,yang sebelumnya sudah pensiun.

" Saya hanya melanjutkan saja,yang membuat programnya sudah pensiun." ungkapnya mengakhiri.