Friday, 21 February 2014

Jonni Pakkun Minta Penegakan Hukum Ke Kejaksaan Agung RI .

Batam,Dinamika Kepri - Aneh bin ajaib mungkin itulah yang dirasakan oleh jonni pakun mengahadapi persidangan anak buahnya yang ditangkap oleh pihak Kepolisian Polda Kepri beberapa bulan yang lalu,yang membuat bingngung dirinya sehingga ia melayang surat pengaduan ke Kejagung atas semena mena hukum yang dirasakanya berikut isi sura yang di layangkan kekejagung

Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama              : Jonni Pakkun
Jabatan            : Penerima Kuasa dari CV.Sari Tunggal Indonesia/DE ZONE
Alamat             : Perum Eden Park Blok L No. 3A Batam
Telp.                : 081270030011

Bahwa sehubungan penanganan perkara dugaan tindak pidana yang disidangkan sudah sebanyak 11 kali masa persidangan dengan penundaan TUNTUTAN Jaksa Penuntut Umum sudah 3 kali di Pengadilan Negeri Batam Kepulauan Riau tanpa ada kejelasan pemberitahuan dengan acara hukum pidana, terdakwa juga tidak dihadirkan dipersidangan dalam penundaan ini hanya pertelepon kepada Penasehat Hukum dengan alasan belum ada petunjuk dari Kejaksaan Agung; maka untuk kepentingan penegakan hukum bahwa Terdakwa dengan ini mohon dengan hormat kepada Bapak Kejaksaan Agung Republik Indonesia kiranya dapat memberikan penjelasan yang pasti terhadap penegakan hukum atas:

Reg.PerkaraNo.PDM-47/KAMTIBUM/Batam/12/2013,
Reg.PerkaraNo.PDM-48/KAMTIBUM/Batam/12/2013,
Reg. Perkara No. PDM-49/KAMTIBUM/Batam/12/2013, tanggal 16 Desember 2013 bernama:

1.  SAFRUDIN RATULOLY alias NAWI
2.  HARI HONI FITRIYAH alias INDRI
3.  SOVIA LOREN Alias SELVI OLIVIA Binti SAHRUL

Menimbang, bahwa perpanjangan penahan yang diberikan Kejaksaan Negeri Batam, masa penahanannya pada tanggal 21 Februari 2014 sudah ditahan selama 6(enam) bulan 8(delapan) hari penahanannya di Rutan Batam.

Terhadap ketiga Terdakwa keberatan merasa diperlakukan dengan tidak wajar karena terdakwa tahanan normal/bukan buronan dimana pada pelimpahan tahap dua pada esoknya pagi subuh dengan didampingi Penasehat Hukum hingga jam 03.00 subuh setelah hari H ke 121 hari masa tahanan oleh Kejaksaan Tinggi Tanjung Pinang kepada Kejaksaan Negeri Batam .

Ironisnya sewaktu di Kejaksaan Tinggi oleh desakan penyidik diP21kan pukul 18.30 pada tanggal 16 Desember 2013 setelah hari ke 120 masa tahanan, dalam tempo yang sangat singkat hitungan jam bisa diP21kan dengan mekanisme pake bap dan petunjuk apa?, tetapi dengan 14 hari TUNTUTAN tidak kunjung bisa dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum sehingga tertunda sebanyak 3 kali. Ada apa dibalik semua ini?

Jaksa Penuntut Umum maupun oleh Hakim Pengadilan pada khususnya yang menjalankan kekuasaan kehakiman untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan ( to enforce the law and justice) agar dilakukan dengan OBJEKTIF dan tidak kriminalisasi dan diskriminalisasi penegakan hukum sesuai dengan semboyan ke HAKIMan “Murah- Cepat- Sederhana” tetapi sampai matipun terdakwa teriak tidak ada yang peduli kemana harus mencari perlindungan hukum di negeri tercinta ini?

Demikianlah permohonan ini disampaikan, demi hak azasi kemanusiann bahwa tersangka bukan salah satu Pelaku pidana yang sangat merugikan Pemerintah / Negara seperti tindak pidana korupsi, terorisme, narkoba, atau pembunuhan sehingga mengakibatkan perhatian masyarakat banyak maupun merugikan masyarakat banyak pada umumnya, Tersangka merupakan seorang Kasir,Wasit dan Security harian untuk menafkahi keluarga dan tulang punggung keluarga, disini bahkan tidak ada satupun orang yang dikorbanin/dirugikan hingga bermilyar-milyar rupiah terhadap Pemerintah/Negara, maupun perlawanan hukum yang extrim terhadap Pemerintah/Negara.

Atas atensi dan dengan segala hormat mohon dapat secepatnya TUNTUTAN dibacakan dipersidangan demi kepastian hukum, sekali lagi atas perhatian Bapak dihaturkan terima kasih.

Batam, 21 Februari 2014
Hormat Saya,


 JONNI PAKKUN

Tembusan :
- Bapak Mahkamah Agung Republik Indonesia di Jakarta
- Bapak JAM Tindak Pidana Umum di Jakarta
- Bapak JAMWAS di Jakarta
- Bapak JAMINTEL di Jakarta
- Bapak DIRPIDUM di Jakarta
- Bapak Ketua Pengadilan Tinggi di Pekanbaru
- Bapak Ketua Pengadilan Negri di Batam
- Bapak Kejaksaan Tinggi di Tanjung Pinang
- Bapak Kejaksaan Negeri di Batam
- File.