Tuesday, 4 February 2014

Hitung-Hitungan Pesangon 34 Mantan Pekerja PT Fine Precision Terkuak.

Batam,Dinamika Kepri - Permasalahan tentang PHK sepihak yang dilakukan  PT Fine Precision sampai saat ini belum menunjukan titik terang,menurut Para mantan karyawan perusahaan itu,katanya hitunng-hitungan pesangon tidak pantas,bahkan pihak perusahaan dituding telah memanipulasi data,bahkan ada yang mengaku  2 tahun masa kerjanya tidak di hitung sama sekali.

Terkait masalah data hitung masa kerja yang tidak sesuai dengan keinginan mantan perkerja ,membuat mereka kesal dan ada sebagaian orang yang telah menerima pesangonnya tampa kordinasi dengan yang lain,mereka menuding pihak perusahaan melakukan lobi kepada setiap orang memaksa untuk pesangonnya ,agar permaslahan tersebut tidak berlanjut lagi, sebagaimana yang tertera di lembaran-lembaran kertas  yang dibagikan setiap mantan karyawan, katanya perhitungan yang dikeluarkan pihak perusahaan  tidak pantas dan tidak sesuai ketetapan UU tenaga, dan merugikan mereka ,itu sesuai masa 2 tahun tidak dihitung,ucap salah satu mantan pekerja pada media ini 2/1 yang lalu didepan perusahaan yang beralamat dibilang Batu Ampar tersebut

Menanggapi hal tersebut,Senin 3/1 sore di Batam Center,Ali  Imron selaku Legal loyer di   PT Fine Precision mengatakan,bahwa perhitungan untuk pesangon yang akan dibayarakan,bukan perhitungan atau kebijakan manageman perusahaan melainkan perhitungan yang di keluar oleh pihak serikat Pekerja SFPMI.

"Lha.itu data itu dibuat SFPMI sendiri,mereka yang menghitung sendiri dan diserahkan kepada kami,perusahaan tidak pernah membuat data itu,terkait 8 orang yang sudah menerima pesangon,mereka yang datang sendiri,tidak benar kalau pihak perusahaan melobi satu persatu.lagian gimna caranya nomor hp mereka juga tidak ada pada kami. " Tegas Ali Imron pada media ini.  

Tetapi sangat disayangkan apabila data itu sengaja di indah begitu saja oleh managemen Pihak perusahaan,sebab terkait benar atau salah data yang telah diberikan serikat pekerja SFPMI tentang hitungan pesangon itu,setidaknya dibahas bersama agar tidak menimbulkan polimik antara mantan pekerja dengan  perusahaan PT Fine Precision.

" Benar atau salah data yang diterima pihak perusahan dari serikat pekerja ,sebaiknya dibahas bersama agar lebih transfaran dan tetap arahnya mengacu pada UU tenaga kerja,tidak heran kalau saat ini banyak yang tidak mengetahui aturan main,walaupun  lama diserikat pekerja bukan berarti memahami hal tersebut.terkadang bagi yang mengetahui pura-pura tidak tahu yang jelas kalau masih menguntungkan pihaknya pastilah Ia menutup mata." Terang seseorang yang enggan namanya ditulis dan terus mengikuti perkembangan masalah ini.