Friday, 7 February 2014

Beli Jengset Kes Rp 30 Juta Dipolisikan,Edi Didatangi Empat Pengacara Kondang Batam.


Batam,Dinamika Kepri - Siang tadi 7/1/14, Edi seorang contraktor di salah satu galangan kapal Tangjung Uncang ditangkap polisi sektor Nongsa,

Saat ini terlapor Edi sudah diamankan dipos polisi sektor Nongsa,Edi ditangkap karena dituduh melakukan penipuan dengan memberikan cek kosong seharga Rp 170 juta kepada pemilik jengset Tagor Hutasoit.padahal harga jengset hanya Rp 30 juta.bahkan Edi tidak mengenal Tagor Hutasoit yang kini telah melaporkannya.

Menurut narasumber pada media  menjelaskan kronologis kejadiannya , bahwa Tagor Hutasoit selaku Pelapor adalah pemilik barang (jengset) ,sebelumnya telah mempercayakan Heri(Buron) sebagai perantara untuk menjual jengsetnya, Akhirnya Heri menemukan pembelinya yaitu Edi ,Heri menawarkan jengset kepada Edi , Edi (terlapor) ditawari jengset dengan harga Rp 170 juta, Edi sangat tertarik dengan jengset tersebut ,tujuannya untuk mendukung pekerjaan di Tanjung Ucang, akhirnya Heri dan Edi  tawar menawar,Heri menawarkan jengset tersebut dengan Harga Rp 70 juta,tetapi Edi Minat cuma Rp 30 juta, akhirnya terjadi kesepakatan bersama dengan harga Rp 30 juta ,lalu Edi membayar kes Rp 30 juta kepada  Heri dan dilengkapi kwetansi ditanda tangani oleh Heri.bahkan jengset tersebut katanya dilengkapi dengan dokumen pendukungnya.

" Yang menjadi pertanyaan, Kenapa Tagor Hutasoit pemilik Barang dapat cek kosong berisi Rp 170 juta,Padahal Edi bayar kes Rp 30 juta kepada Heri kepercyaan Tagor Hutasoit,dan kenapa pula sang perantara yaitu Heri,yang menjadi kunci masalah ini tidak tampak?." Ucap narasumber penasaran  

Tambah narasumber lagi,Dikantor polisi Edi juga telah menunjukkan kwentansi pembeliannya,Edi membayar kes kepada Heri kepercayaannya  Tagor Hutaoit itu,bahkan Edi tidak mengenal Tagor sama sekali.

Mendengar hal tersebut,4 pengacara kondang Batam Sutan J Siregar SH,Juhrin Pasaribu SH,Ali Akbar SH dan Manalu SH  datang menyambangi Polsek Nongsa malam tadi,tetapi Edi pihak terlapor belum mendapat kepastian apakah bisa pulang atau tidak,sebab sampai jam 8 malam tadi Jumat 7/1/14, Edi belum bisa pulang,bahkan para pengacara tersebut belum keluar dari ruangan kanit Polsek Nongsa tersebut.

Sampai berita ini dimuat ,Pihak polisi Sektor Nongsa belum dapat memberikan  keterangan resmi kepada para media.tentang penangkapan Edi tersebut.bahkan jengset itu sendiri telah diamankan polisi, diduga jengset diamankan untuk menjadi barang bukti.