Sunday, 9 February 2014

BANGUNAN TPQ NURUSSALAM TANJUNG BATU KOTA TERBENGKALAI.

Karimun,Dinamika Kepri - TPQ  Nurussalam yang lokasinya  di belakang  Misjid Nurussalam dan merupakan kepemilikan Misjid Raya Nurussalam Tanjung Batu yang konon diperuntukan sebagai Taman Pengajian Alqur’an, kini dihentikan pembangunannya. Apakah pihak CV.Rikon sebagai pengelola masih punya hutang, atau pihak Pemkab Karimun  dengan sengaja tidak mau melanjutkan akibat pengaruh terbentuknya  Kabupaten Kundur. 

Padahal  pembangunan ini anggap saja sebuah ibadah keagamaan untuk membentuk generasi Karimun yang Qur’ani dan demi berkembangnya siyar islam terutama para generasi untuk tidak lagi buta membaca Alquran.

H.Mainur, ketua pengurus Misjid Raya Nurussalam saat dikonfirmasi melalui selurer, sangat keberatan awak media ini menanyakan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa wartawan tidak ada hak untuk menayakan hal tersebut diatas. Dan ia menambahkan jika ingin tahu hal yang sebenarnya, silakan tanyakan langsung kepada wakil bupati Karimun, H.Aunur Rafiq.

Yudi, saat dikonfirmasi media ini , mengatakan bahwa, “ yang saya tahu proses pembangunan TPQ Nurussalam ini dibuat secara bertahap. Tahap pertama dan tahap kedua. dan saya tidak tahu tahap kedua atau tahap penyelesaiannya kapan. Dan ini mungkin tidak ada tahap penyelesaian, karena pihak pengelola atau CV.Rikon masih punya hutang pada penyelesaian tahap pertama kemarin. Dan pada saat saya tanyakan kepada Sdr. Riko, CV.Rikon, berkali kali ia mengatakan uang atau dananya sudah habis. Karena pihak PU memberikan dananya  kekami tidak cukup.  Saya kira besar dugaan pihak PU Pemkab Karimun bermain sama pihak CV.Rikon. maka dari itulah tahap untuk selanjutnya entah kapan, mungkin saja tunggu roboh”. Ujar yudi menambahkan.

Sungguh sangat tidak manusiawi oknum Pegawai Pekerjaan Umum Pemerintahan Kabupaten Karimun berbuat demikian, sudah jelas jelas dana untuk pembangunan sebuah tempat ibadah pun mau di sunat, seolah gaji sebagai pegawai sangat tidak cukup untuk makan.

Riko, CV.Rikon saat dikonfirmasi, sudah tidak lagi menyalakan selurernya. Sedangkan bangunan yang terbengkalai tersebut, sudah mulai ditumbuhi jamur dan semak belukar.

(AR/Darno.MS)