Thursday, 23 January 2014

Wah..Pertamina Minta Disetiap Dispenser Solar Subsidi, Dipasangi CCTV.




Batam,Dinamika Kepri  – Pertamina Area Kepulauan Riau menyarankan agar pengelola Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) yang ada di Batam untuk memasang closed-circuit television atau CCTV. Tujuannya untuk mengawasi bila ada kendaraan pelangsir yang diduga telah memodifikasi tangki bahan bakarnya.

Sales Executive Retail XII Pertamina Area Kepri, Teuku Desky Arifin mengatakan hampir semua pengelola sudah memasang CCTV di SPBU. Namun ia berharap agar ada tambahan CCTV yang khusus menyorot dispenser solar subsidi.

“Biasanya di tiap SPBU itu satu sampai dua dispenser saja yang solar subsidi. Kami harap SPBU bisa menambah CCTV di situ,” kata Desky dalam rapat masalah BBM di Kantor Walikota Batam, Rabu (22/1).
Bahkan jika perlu, CCTV ini nantinya diintegrasikan dengan website milik Pertamina, pemerintah daerah, atau kepolisian. Sehingga siapapun, termasuk masyarakat umum bisa ikut memantau melalui internet.

Ketika ada kendaraan yang patut dicurigai sedang melangsir bahan bakar subsidi, bisa langsung diambil tindakan. Misalnya mobil tersebut mengisi terlalu lama, padahal jika diperkirakan tak sesuai dengan kapasitas tangki bahan bakar sebenarnya.

Pengusaha SPBU, Sahat Sianturi menyarankan agar pemerintah membuat kebijakan untuk persempit jam operasional SPBU. Maksudnya agar memperkecil kemungkinan pelangsir yang memakai cara keliling dari satu SPBU ke SPBU lain untuk kumpulkan bahan bakar subsidi.

Mengenai hal ini Desky mengatakan Pertamina siap bila Pemerintah Kota Batam membolehkan pembatasan jam operasional tersebut. Terutama untuk SPBU yang menjual solar subsidi. Karena dari 33 SPBU yang ada di Batam, dua di antaranya tak menjual bahan bakar subsidi.

“Kami harap jam operasional solar PSO (public service obligation) kalau bisa dibatasi, malam hari tak boleh isi. Kalau spbu melanggar, bisa langsung ada sanksi,” kata Desky. (Ril MCB)