Monday, 13 January 2014

Tanggal 20 Januari 2014, Kuasa Hukum Warga Sepadan Putra Jaya , Akan Menggugat PT ReTower Asia Kepengadilan.

Batam,Dinamika Kepri - Perkembangan terakhir terkait pembangunan menara tower diatas ruko berlantai III di Putra Jaya Tanjung Uncang semankin meruncing.

Menara Tower atau Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun oleh PT Retower di atas ruko itu,sampai saat ini belum menemukan titik terang,bahkan warga sepadan atau warga yang masuk radius menara itu makin brontak.

Warga setempat yang terkena radius, pada media ini menerangkan dalam waktu dekat ini mereka akan melakukan gugatan terhadap pendirian  BTS tersebut kepengadilan.

" Kami warga sepadan telah sepakat akan mengugat, kami akan mengugat PT Retower Asia selaku yang mendirikan tower " Ucap Ibu Pardede.

Diketahui ,kemarahan warga sepadan makin memuncak,ketika mereka dituding telah menerima konvensasi sebesar Rp 100 juta dari pihak PT Retower.

" Usai rapat malam itu,Paginya ada informasi bagi-bagi duit Sebesar limaratus ribu,tapi warga menolak.tak selang beberapa hari,ada informasi yang kita terima,bahwa pihak PT Retower mengulang kembali pembagian uang konvensasi tersebut,akhirnya Warga menerima karena jumlahnya naik menjadi 1,2 juta per kk,tapi yang jadi masalahnya,mereka yang menerima bukan bagian dari Sepadan,tapi bagi kami itu bukan masalah kami,yang penting kami warga Sepadan tetap menolak tower itu,sebab, apa yang kita harapkan tidak dapat direalisasikan oleh Pihak Tower,salah satunya mendatangkan ahli radiasi dan ahli kontruksi yang bersertifikat,dan itu tidak di indahkan,malah bagi-bagi uang kepada yang tidak  sasarannya, tapi itu hak mereka, Yang penting kami tetap menolak " Ucap Ibu Mutiara.

Menurut Warga ,Terjadinya penolakan warga sepadan atau yang terkena radius tower itu, dikarenakan masalah tidak singkronnya  alamat pendirian tower,menurut warga,bahwa ketika meminta tanda tangan bukti persetujuan ,berdirinya tower bukan diatas Ruko melainkan dari atas tanah,bahkan posisinya jauh lokasi tersebut dan bukan diatas Ruko berlantai III.

Dengan tidak Validnya data alamat pendirian Tower tersebut,membuat warga sepadan tersebut mencak-mencak dan merasa di tipu oleh pihak  PT Retower Asia selaku pemilik Tower.sehingga masalah tersebut telah sampai dihearingkan di komisi III Dprd Kota Batam,tapi sampai saat ini belum ada hasilnya,bahkan warga curiga bahwa Tower itu telah aktif,sebab kondisi tower sudah seperti tower-tower yang lain yaitu memiliki lampu suar berwarna merah di ujung tower ,dan memiliki 4 antena disegala arah ,anti petir,dan Meteran didepan ruko terus menyala.

Dan dengan tegas ,ibu Mutiara didampingi Ibu Pardede mengatakan telah sepakat dengan warga sepadan lain dan pengacaranya Nixson Stumorang SH,M.Hum akan menggugat PT Retower Asia kepengadilan Negri Batam tanggal 20 Januari 2014 nanti.

" Tanggal 20 Januari 2014 Nanti,Kuasa Hukum Warga Sepadan Putra Jaya ,Akan Gugat PT ReTower Asia Kepengadilan" Tegas  ibu Mutiara Menghakhiri Perbincangan kepada media ini minggu 12/1.