Sunday, 5 January 2014

Usai Jenguk Suami Di Sel Rutan Baloi, Hendak Pulang Kepunggur , Istri Tewas Di Tabrak Mobil Box..


Batam ,Dinamika Kepri - Kemarin   pada hari juamt 3/1,keluarga Nawi Asal Flores tengah mengalami duka yang sangat mendalam, dimana Istri Nawi yang bernama Badria telah menghembuskan nafas terakhirnya akibat kecelakan Lalu lintas di jalan mengarah punggur lewat simpang bundaran sekitar 1 kilometer mengarah ke punnggur .

Menurut informasi yang di himpun media ini, Badriah tewas diakibatkan kecelakaan, kronologisnya ,katanya informasi ,Badria terjatuh dari  sepeda motornya,katanya  setelah stang sepeda motornya menyenggol kaca spion mobil pick up yang ada disebelah kirinya ,akibatnya badria hilang konsentrasi dan membuat kendaraannya oleng dan akhirnya terjatuh ke sebelah kanan jalan,tidak sampai disitu, setelah Badria terjatuh satu mobil box lalu dengan spontan menyambarnya dari arah belakang. akibat dari hantaman box tersebut,badria pun tergilas.

Ditempat kejadian Perkara (TKP) kondisi sangat mengenaskan,tampak bagian tubuh belakang (punggung) terlihat robek mengaga ,akibatnya korban banyak mengeluarkan darah dan tidak bisa tertolong lagi, korbanpun menghembuskan nafas terakhir di tempat kejadian.

Tidak berselang berapa lama, polisi datang dan megamankan TKP dan segera membawa korban kerumah sakit terdekat untuk keperluan selanjutnya.

Setelah sampai di Rumah Sakit, belum ada keluarga yang datang untuk menghapirinya,akhirnya sicurity rumah sakit berusaha mencari informasi keluarganya dari hanphone yang tengah berada di saku korban ,sicurity RS itu lalu mencari nomor telepon yang tersimpan di hp korban, dengan secara acak,akhirnya sicurity menghunbungi Bobby Alexander yaitu salah satu tokoh masyarakat di pemukiman Bumi Perkemahan Punggur.setelah menerima telepon tersebut, Bobby sempat kebingungan karena sicurity menyebut nama korban.

Tetapi Bobby tetap merespon dan mencari tahu nama Badria tersebut kepada warga sekitar tempat tinggalnya, akhirnya Bobby mengetahui siapa dan mengenal korban.

Karena jarak tinggal Bobby dari Rs sangat jauh,Bobby lalu menghubungi rekan koleganya untuk segera mengecek keberadaan korban di RS,kolega Bobby yang bernama Abu langsung menuju rumah sakit dan mempersilakan Dokter melakukan tugasnya menagani korban.

Diketahui bahwa sehari - hari korban adalah ibu rumah tangga yang baik,sebelum kejadian pada hari itu ,korban sudah dua kali menjenguk Suaminya yang bernama Nawi kerutan Baloi dalam kasus dugaan perjudian atau kasus 303 , bersama pengacara suaminya yang bernama Mawan, Badria sering menjenguk suaminya, tepat pada hari jumat 3/1/14 sore  sekitar jam 4 sore, Badria lalu beranjak  hendak pulang ke Punggur,Seperti firasat , sebelum Badria pulang kerumahnya di telaga punggur ,pengakuan Nawi ,sebelum istrinya pulang kerumah mereka ,Nawi tumben-tumbennya  menympatkan diri mencium pipi istrinya itu,padahal  sebelumnya, Nawi tidak pernah melakukan hal seperti sebelumnya.

Akhirnya Badria pun pamit kepada suaminya , tetapi di tengah perjalanan menuju pulang ,Badria mendapat kecelakaan yang tragis yang  megakibatkan Badria meninggal dunia.

Badria korban kecelakaan berat itu, sebelumnya telah memiliki dua anak ,anak sulung telah berumur setara kelas II Smp, dan anak bungsunya masih berumur 3 tahun dan kedua anak itu tengah dirawat sanak keluarganya.

Setelah kejadian itu,lalu mayat korban di bawa ke kediamanya,setelah sampai di rumah , anak sulungnya menjerit histeris,serasa tidak percaya bahwa apa yang telah dialaminya ibunya, sedangkan anak sulung korban tampak biasanya saja karena belum mengeri apa-apa,katanya "mama lagi Bobok".

Mendengar pernyataan itu ,para warga yang datang  melayat bertambah sedih dan ikut menangis sejadi-jadinya.

Didalam peristiwa ini,Nawi sama sekali belum mengetahui bahwa istri telah tiada, tidak diam,akhirnya Tim dari Bobby Alexander pergi segra kerutan untuk mengabari  Nawi suami Korban.

Dirutan Baloi ,Nawi sempat pingsan mendengar berita itu,dan sesudah siuman, Nawi mengatakan merasa tidak percaya,karena dirinya tidak merasakan firasat apa-apa etrhadap istrinya,kepada Bobby tokoh masyarakat ini ,Nawi mengaku sempat mencium pipi korban sebelum beranjak pulang.

Sesudah acara dramatis itu,Nawi yang telah beberapa bulan ditahan dirutan itu meminta agar dirinya di perkenankan keluar walau sejenak untuk melihat mayat istrinya untuk terakhir kalinya . Kepada Bobby Nawi merengek meminta " tolong keluarkan saya,saya ingin melihat istri saya ". Ucap Nawi Pada Bobby sembari menangis

Sabtu 4/1,pemakaman korban sempat molor waktu,sebab perizinan Nawi untuk keluar sementara dari pihak Rutan dan pihak kejakasaan saling lempar tanggung jawab, hampir  jam menunngu , Akhirnya Nawi diberikan izin untuk melayat mayat istrinya, dengan dua personil polisi bersenjata lengkap,Nawi pun sampai kerumah kediamannya.

Setelah Nawi menapi wajah mayat istrinya itu,sanak keluarga dan warga yang hadir segera membawa mayat Badia ke pemakaman Sei Panas Bengkong.

Usai pemakaman, Polisi dan pengacara  Nawi meminta untuk kembali Kerutan,dan terlihat anak Nawi yang paling bungsu tampak menagis meminta Ayahnya jangan pergi lagi. melihat kejadian itu ibu-ibu tetangga korban makin sedih. sebab selama ini korban ibu dari anak itu selalu membohongi anak itu,katanya ayahnya lagi kerja dikantor polisi.Ucap salah salah satu warga menirukan percakan koban sewaktu masih masa hidupnya.

Atas peristiwa naas tersbut, Saat ini Polisi dari Polresta Barelang telah  mengamankan kedua  mobil box dan mobil Pick up itu, bahkan menurut Bobby ,dari salah satu supir dari kedua mobil  itu juga tetangganya.