Monday, 27 January 2014

Ketahui, Beginilah cara penjual Bensin eceran menipu pembelinya

Batam, Dinamika Kepri - Sepertinya rasa Kemanusiaan di Batam saat ini sudah semakin luntur, sebab semuanya menghalalkan segara cara.

Bagaimana tidak, penjual eceran bensinpun pun sudah ikutan dan kerap melakukan penipuan terhahadap pembelinya.

Hampir diseluruh Batam,para penjual bensin eceran melakukan modus yang sama, dari kejauhan tampak botol kemasan Aqua bensin tampak diisi penuh, padahal bentuk wadahnya tidak normal alias penyok berbody seperti gadis India.

Lihat pada gambar diatas, bensin tampak penuh,tetapi setelah diteliti, sangat memprihatinkan. Tidak tahu apa yang sedang dipikir penjual bensin eceran ini, namun begitulah cara pedagang bensin eceran kebanyakan melakukan aksi menipu pembelinya.

Seperti salah satu pengendara yang kebutulan kehabisan bahan bakar, mengatakan, dirinya sangat tertipu ketika membeli bensin eceran di pinggir jalan. Seyelah Ia melihat botol penuh, tetapi ketika tutupnya di buka, bensin tampak banyak berkurang.

" Wah bahaya bang..sekarang ini enggak ada lagi orang jujur, masa inipun ditipu juga, padahal harganya Rp 15 ribu, nyesal deh. mending ngisi di Spbu saja." katannya emosi kepada media ini, (17/1/2014)

Namun penjual bensin itu berdalih katayanya bukan kesengajaan melakukan hal tersebut, katanya karena terjemur matahari, jadinya botol bensin itu jadi betbentuk seperti seperti demikian .

"Enggak tahu, akupun heran kenapa bisa seperti, mungkin karena dijemur matahari jadinya botol bensin itu jadi seperti itu." jawab penjual bensin eceran tersebut kepada media ini.

Satu botol Aqua besar Harga ecerannya Rp 15 ribu itupun isinya tidak sampai 1,5 liter. Padahal kalau kita mengisi di Pump Bensin Rp 20 ribu tangki sudah full, itu dibenarkan pengecer bensin.

" Habis gimana, jika saya maupun yang lain tidak melakukan demikian, mana ada untungnya. Karena untuk pengisian satu jerigen di spbu, kita wajib melebihkan Rp 10 ribu dari harga minyak untuk uang service bagi petugas yang mengisi. Jika tidak, jangan harap untuk pembelian selanjutnya akan di isi." kata seorang penjual bensin eceran dibilangan Pelabuhan Sekupang, Batam.(Ag)

Editor : Agus Budi T