Saturday, 4 January 2014

Panglong Pengolahan Kayu Makin Menjamur , Pembalakan kayu Hutan Masih Terus Berlangsung.Dinas Kehutanan Terkesan Tutup Mata.

























Tampak Peta salah satu lokasi gudang pengolahan kayu di Sekitar Kecamatan Sagulung Batu Aji Batam, Sumber photo google Map. 


Batam,Dinamika Kepri- Suasana Suhu Iklim di Batam Semakin hari semakin Panas,begitu juga polusi udara juga semakin tercermari oleh asap pembakaran kendaraan.

Seiring waktu berlalu,Hutan di Sekitar Batam pun juga ikut berlalu habis di babat orang-orang yang tidak bertanggung jawab,mereka tidak perduli yang penting kayu dapat di olah menjadi ukuran layak jual.

Minimnya perhatian dari instansi terkait terhadap hal ini,memicu semakin menjamur panglong pengolahan kayu di Batam,terutama untuk daerah batu Aji Kecamatan Sagulung dan kecamatan Sekupang.

Untuk Daerah Kecamatan Sagulung dan Kecamatan Sekupang terdapat Puluhan gudang pengolahan kayu,setiap harinya gudang di tersebut mengolah puluhan ton kayu Bulat (glondongan) dan Kayu balok.

Setiap hari  mobil truck rutin masuk mengantarkankan bahan bakunya,entah dari mana asalnya ,tetapi yang jelas semua kayu masuk  ke gudang yang ada di Batam,semuanya  berasal dari  pulau -pulau sekitar Batam.

Sampai saat ini belum ada satu gudang pun yang pernah di beri sangsi  oleh dinas kehutanan atau pun penegak hukum.semua terkesan tutup mata, diduga semua instansi yang memiliki wewenang dalam hal itu  sudah mendapat upeti dari setiap pengusaha,sehinga membuat para penegak hukumnya tidak bisa berbuat apa-apa.

Padahal di dalam Inpres No 4 Tahun 2005 tentang ilegal Logging,sebagaimana Intruksi Presiden RI Nomo 4 Tahun 2005, bahwa beberapa Instansi pemerintahan telah ditunjuk untuk menjaga kelestarian Hutan seperti


Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan,Menteri Kehutanan,Menteri Keuangan,Menteri Dalam Negeri,Menteri Perhubungan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan,Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Panglima Tentara Nasional Negara, Kepala Badan Intelijen Negara, Para Gubernur; Dan para Para Bupati/Walikota, di intruksikan agar melakukan percepatan pemberantasan penebangan kayu secara ilegal di kawasan hutan dan peredarannya di seluruh wilayah Republik Indonesia,tetapi , untuk daerah Batam , Inpres No 4 Tahun 2005 tentang ilegal Logging tersebut tidak berlaku sama sekali,sehingga membuat para pelaku perusak Hutan ini terus beraksi.