Wednesday, 8 January 2014

Malpolres Tanjung Balai Karimun, Akan Gelar Kasus Penggelapan Dokumen PAW Oleh Oknum PNS Pemkab Karimun .


Karimun,Dinamika Kepri-Setelah sekian lama sejak Agustus 2013 kemarin hingga sekarang, perkara penggelapan dokumen PAW yang dilakukan oleh seorang oknum staff umum pegawai pemerintahan Kabupaten Karimun akan segera digelar di Mapolres Karimun.

Setelah gelar perkara nanti sang pelaku penggelapan sudah bisa menjadi bayangan awal untuk menjadi tersangka.

Hal tersebut disampaikan oleh Sdr. Yudi di Tanjungbatu kundur sebagai pelapor dan orang yang dirugikan oleh oknum pegawai Pemkab Karimun tersebut. 

Yudi menerangkan bahwa ia sudahpun menghubungi pihak penyidik Polres Karimun, untuk perkara ini segera di gelar.

Saat ditanya masalah Sdr. A.H. oknum Anggota DPRD Karimun, Yudi Menambahkan, bahwa Sdr A.H tetap sah duduk di DPRD Karimun, karena ia berhasil mendapatkan surat dari pusat, Jakarta bahwa partai PNI.M tidak ada PAW. 

“ Ya kita tau sama tau lah, bagaimana untuk bisa mendapatkan surat tersebut, kalau tidak pakai uang. Suatu hal yang mustahil orang akan mengeluarkan surat tanpa mengeluarkan uang, dan politikus mana yang mau berbuat dengan tanpa ujung ujungnya duit !”Pungkasnya. 

Dan sekarang saya sudah tidak permasalahkan PAW lagi, tetapi saya menyesali dan mempermasalahkan surat yang disembunyikan oleh oknum pegawai Pemkab Karimun. 

Walaupun surat tersebut sudah ditemukan, tetapi yang saya permasalahkan adalah selama surat tersebut mengendap atau hilang, Karena dalam proses Undang Undang DPR/MPR proses PAW itu paling lambat 14 hari. 

Sedangkan surat tersebut mengendap atau disembunyikan selama 29 hari. Setelah proses dilaporkan ke Mapolres karimun, maka surat tersebut baru muncul atau ditemui ”. ujar Yudi.

Sampai saat ini yudi tetap menunggu proses hukum yang ditegakan oleh aparat penegak hukum di Kabupaten Karimun.

Sementara Ajis,  Pegawai Pemkab Karimun saat dikonfirmasi melalui selurernya rabu 8/1 pukul 15:56 wib sore, mengatakan langsung hubungi humas pemkab karimun aja ujarnya karna humas yang tau  kata Ajis.

sedang kan Yosli humas pemkab karimun yang waktu itu juga di konvirmasi mengatakan tidak tahu. dan untuk saat ini saya tidak bisa komen untuk masalah ini, ujar Yosli ketika di konfirmasi Media ini sore tadi melalui handpone selulernya.
(Ar)