Wednesday, 8 January 2014

LPG Langka,Disperidag Batam Gelar Operasi Pasar.

Batam,Dinamika Kepri - Naik turunnya haga harga Gas LPG untuk ukuran 12 kg,diduga banyak spekulan LPG yang bermain,tetapi walaupun sudah harganya diturunkan kembali ,tetap juga LPG ukuran 3 kg melangkah pergi entah kemana .

Rabu 8/1 sore jam 4 sore ,Disperindag gelar operasi pasar Gas Elpiji  di Kelurahan Tanjung Uncang,operasi pasar ini disambut hangat oleh warga masyarakat Tanjung Uncang.

Ibu Neni (35) warga ruli yang berdagang makanan di Depan PT drydoc Tanjung Uncang mengeluh ,katanya sudah tiga hari ini ia kesusahan untuk mendapatkan gas  LPG ukuran 3 kg,tetapi ketika disperindag gelar pasar,ibu Neni lansung ambil 2 tabung,katanya untuk stock.

Lurah Tanjung Uncang ,Sutikno pada media ini membenarkan bahwa pihak disperidag tengah menggelar operasi di kelurahaannya.

" Ya..disperindag gelar operasi pasar,sebab LPG tengah langkasaat ini ,jadi kita berikan tempatnya " ucap singkat via ponselnya.

Andre petugas dari Dinas perdangan kota Batam yang saat itu tengah melayani antrian,mengatakan " kita lagi opersai Pasar,saat ini LPG langka,harganya sama Rp 15 ribu per tabung ".jelasnya.

Kelangkaan Gas LPG ukuran 3 kg, di Batam hingga saat ini masih terus terjadi ,diduga maraknya penyuntik Gas disekitar Batam adalah salah satu pemicu langka LPG subsidi tersebut.

Walaupun Wako Batam Rudi,pernah melakukan sidak kebeberapa gudang pemain gas,bukan berarti langkah sidak itu menjadi momok bagi perampok jatah masyarakat (penyuntik gas) tersebut .

Ketika media ini menanyakan Perihal mosi tidak percaya antara  Disperindag dan Pangkalan Gas,Andre mengatakan tidak ada arah sampai mengarah kesana.

" Tidak arah kesana,kebetulan gas lagi langka,jadi kita mencoba untuk menggelar pasar dengan harga standart yaitu Rp 15 ribu pertabung " ucapnya.