Friday, 24 January 2014

Dugaan Korupsi Di Tahun 2010 - 2012 , NCW Laporkan Bapedalda Kota Batam Ke Polda Kepri.

Batam,Dinamika Kepri - Terhitung sejak tanggal 20 /1/2014, berdasarkan surat edaran yang  diberikan Ketua Nasional corruption watch (NCW) Mulkan kepada media,bahwa NCW telah melaporkan  Bapedalda Kota Batam Ke Polda Kepri.

Dimana laporan yang tercantum itu,tertera laporan dugaan tindak Pidana korupsi penyalahaan gunaan wewenang dan Keaungan Negara di Penerbitan HO,dimana yang terjadi di bapadalada kota Batam Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2010 sampai tahun  2012.

Adapun Daftar nama yang tercantum dalam pelaporan tersebut antara lain,

1. Ir.Dendi Purnomo > Pejabat Pemberi Izin
2. Ir.Husnaini >Pejabat yang memeberikan tanda tangan Faktur tagihan dan Retribusi
3. Adiyanti, ST > petugas lapangan  dan kepala Sub bidang perizinan
4. Yanti > petugas lapangan
5. Rahma >petugas lapangan
6. Linda > petugas lapangan

Dengam adanya laporan ini,NCW sendiri mendesak Polda Kepri dan Jajarannya untuk segera  memproses laporan tindakan dugaan korupsi tersebut.

Ketika media Ini mencoba memastikan laporan tersebut ke Humas Polda Kepri, AKBP Hartono SH sama sekali tidak memberikan respon.

Sampai berita ini di muat Jumat 24/1, jam 10 : 44 wib pagi  tadi , Kabid Humas Polda kepri belum memberikan  jawaban tentang laporan NCW tersebut .

Ketika media meminta tanggapan dari Ir.Dendi Purnomo selaku Kepala Bapedalda Batam,menanggapi,katanya ini sudah sering terjadi,namun tidak terbukti.

" Saya sudah membaca pengaduan NCW, saudara Mulkan, sama sekali tidak betul itu, sama dengan pengaduan salah satu wartawan yang pernah mengadu ke Kejati soal HO, namun setelah diselidiki oleh Kejati, sama sekali tidak ditemukan dugaan Tipikor di Bapedal, dan sudah sering diberitakan secara berulang-berulang ." Balas Dendi singkat dari Celularnya kepada pada media ini.