Wednesday, 1 January 2014

Air Kolam Renang Water Park Keruh Berlumut, Pengunjungya Jadi Kecewa.



Batam,Dinamika Kepri - Hari ini tepatnya dalam rangka Tahun Baru,rabu 1/1/2014.masyarakat Batam memamfaatkan moment tahun Baru ini untuk bersantai bersama keluarga,hampir semua tempat rekreasi yang terdapat di Batam penuh sesak.

Begitu juga dengan salah satu tempat rekreasi di Oscarina Batam center,sore tadi tampak warga memenuhi lokasi tempat wisata tersebut.

Tetapi, walaupun ramai pengunjung,bukan berarti semua orang berekreasi di Oscarina itu merasa puas, karena Tampak ada beberapa dari pengunjung tampak kecewa, katanya , pelayanan kolam renang Water Park Oscarina tidak baik ,air di kolam renangnya berlumut.

Akibatnya beberapa pengunjung  kolam renang yang baru masuk,batal untuk berenang di air kolam renang itu, Ahirnya ibu yang bernama Ratna (32) dan bersama dua anaknya lansung keluar dari lokasi kolam renang,katanya, " airnya kotor ".

"Padahal saya sudah  bayar Rp 55 ribu untuk tiket masuk, tetapi airnya udah berlumut,munkin enggak pernah di bersikan,makanya air kotor " cetusnya pada pada media ini.

Di tempam terpisah, Ibu Lisna (31) mengeluhkan kamar mandinya,katanya kotor penuh dengan sampah shampo berserakan di  sekitar kamar mandinya .

" wah jorok benar kamar mandinya,kemasan shampo berserak-serak ". ucapnya.

Dan ketika media ini mencoba memastikan hal itu ,ternyata  benar adanya,air kolam renang di Water Park Oscarina itu tampak keruh ,tetapi pengunjung yang lain tetap asyik berenang-berenang,diduga kekeruhan itu di timbulkan oleh lumut air karena air jarang di ganti. begitu juga dengan kamar mandi tempat membilas,tampak sampah kemasan shampo berserak dimana -mana .

Ketika media ini menyakan hal tersebut,seorang penjaga mengatakan,keruhnya air itu di akibatkan banyak pengunjung yang berenang seharian ini.

" Itu karena pengunjung banyak jadi airnya nampak keruh ",ucap Petugas pintu masuk kolam renang itu.

Lain dengan pula dengan pernyataan Edi  seorang karyawan penjual tiket, pada media ia mengatakan , belum sempat membersikan kolam,katanya karyawan kolam itu sangat terbatas.

" Baru tahu bang airnya keruh,padahal baru hari senin kemarin di bersikan,gimanalah karyawan masih terbatas " katanya.

Ketika ditanyakan kembali perihah persiapan Water Park untuk baru ini,Edi mengatakan bahwa untuk persiapan menyambut pengunjung , katanya ,Senin kemarin Kolam sudah di bersihkan selama dua jam.

Terkait adanya pengunjung yang kecewa dengan pelayanan , diduga Water Park tersebut telah melanggar UU Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Republik Indonesia.

Dimana UU tersebut telah diatur dan menjelaskan , bahwa hak konsumen diantaranya adalah hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan atau jasa, hak untuk memilih barang dan atau jasa serta mendapatkan barang dan atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan; hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif, hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan atau penggantian, apabila barang dan atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya.

Dalam pasal 62 Undang-undang No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen tersebut telah diatur tentang pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Pelaku usaha diantaranya sebagai berikut : 1) Dihukum dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 2.000.000.000,- (dua milyard rupiah).