Friday, 27 December 2013

Terkait Aksi Kuras BBM Solar Bersubsidi Terus Berlansung,Manager Operasional Pertamina Tengku Diski Bantah Jarang Turun Lapangan.

 

Batam,Dinamika Kepri - Permainan atau tindakan aksi kuras BBM solar Bersubdi di Batam sepertinya sudah tidak bisa diberantas lagi,walau sudah berkali-kali dilakukan penyegelan oleh pihak pertamina,bukan berarti membuat efek jera bagi pengelola Spbu yang disinyalir telah bekerja sama dengan para pelansir.

Seperti baru-baru ini,dimana salah satu spbu di Batam center , baru saja segelnya dibuka kembali oleh pertamina,sebab sebelumnya semua Pumpa jenis BBM solar di SPBU itu disegel ,akibat penyegelan karena  ditemukannya perlakuan seorang pelaku aksi kuras beranisial T alias Sdp yang bertindak arogan kepada Wartawan beranisial Tn , diduga aksinya takut diberitakan,maka pelaku melakukan penganiayaan dengan cara memiting leher wartawan itu,korbanpun melaporkan tidakan tersebut kepada polisi ,sehingga kasus tersebut kini , jadi berbuntut panjang dan telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Tetapi,walaupun begitu, Pengelola Spbu yang ada di Batam tidak membuat kasus itu bukan menjadi pembelajaran , terkesan masalah tersebut bukan kasus yang menakutkan, dan malah makin menjadi-jadi.

Contohnya ,yaitu salah satunya Spbu yang ada Simpang BascameBatu Aji,setiap pagi Spbu ini selalu dipadati pengantri BBM solar, Biasanya aksi ini berakhir sampai jam 11 siang.

Setiap pagi Spbu ini selalu ber antrian panjang, Spbu ini ramai seperti pasar pagi,tidak ketinggalan orang-orang bergantian mengisi jerigen-jerigennya. seperti berebutan,ditambah lagi oknum media yang sering nongkrong di Spbu tersebut, diduga keberadaan mereka (wartawan=red) di tempat itu untuk melakukan pungli terhadap para pelangsir ,lengkaplah sudah.

Ketika media  melakukan confirmasi terkait aktifitas di Spbu tersebut ,Via percakan Handphone celular,  pihak pertamina, Tenku Diski selaku manager pemasaran di Kepri,menyangkal kalau Ia jarang Kelapangan Untuk memantau.dan terkait Aksi kuras yang sedang berlansung ,akunya bukan wewenangnya,katanya, itu tugas polisi untuk menindaknya.

" Tolong Jangan menyudutkan Saya,siapa bilang saya tidak pernah turun lapangan, kalau memang ada kejanggalan si spbu tersebut ,anda bisa melaporkannya ke pihak yang berwajib,terkait banyaknya yang mengisi jerigen tolong dilihat rekomendasinya.dan kalau memang ada yang menyalahi ,itu bukan tugas kami,itu tuga Polisi " Tegas Tengku Diski, mengakhiri.

Setelah percakapan dengan Tengku Diski usai,tiba-tiba antrian yang sebelumnya panjang , tiba-tiba bubar begitu saja,pasalnya petugas Spbu langsung memalang dengan tulisan Solar habis. sampai berita ini di muat Jumat 27/12 jam 6 sore,tidak ditemukan lagi pelangsir yang mengantri.

Edit -Admint.