Saturday, 28 December 2013

Supir emosi dan megintervensi Tugas Wartawan ketika sedang meliputnya.

Batam,Dinamika Kepri - Terkait Kecelakaan di Simpang Kuda Seipanas 28/12sore tadi , Ketika diliput awak media ini, supir Xenia  itu dan Istirinya tidak terima  ketika media ini mengabadikan peristiwa itu dengan Camera ,istri dari Supir itu mencak-mencak,katanya untuk apa dipoto-poto , emang enggak lagi berita yang lain? ucap istri supir itu pada media ini.

Bahkan supir itu juga turun dari mobilnya dan mengatakan kata-kata seperti nada  ancaman pada media ini, " Anda dari media mana , Poto dulu KTAnya ," ucap supir itu perintahkan istrinya untuk mengambil photo kta media ini .sambil mengatakan "jangan sempat saya lihat naik berita ini di koran manapun".  

Akhirnya istri supir itupun berhasil memoto kta awak medai ini dengan HP blackberrynya,setelah itu, supir itu serentak bersama istrinya meminta agar photo itu di hapus,karena awak media menolak,sang istri supir itu datang mengahampiri media ini dan tampak ingin merampas camera dari tangan wartawan ini.

Tarik menarikpun sempat terjadi,karena tidak berhasil mendapatkan camera tersebut,istri supir itu juga mengambil dan sempat menahan  Kta media ini, dan  akhirnya KTA dikembalikan setelah media mengatakan pada mereka jangan mengahang-halangi  tugas wartawan.

Dan terkait tindakan hal itu, seluruh staf dan pimpinan redaksi media ini telah merembukkan tindakan supir itu, dan masih menunggu tindakan supir itu terkait setelah terbitnya berita ini,   " kita  tunggu saja apa tindakannya ,kita tidak tahu apa tujuan supir itu  memoto KTA wartawan saya,tetapi yang jelas semua berita yang didapat wartawan  tetap harus terbitkan, itukan tugas wartawan ,kalau wartawan memotret itu wajar, tapi kalau dia,tujuannya untuk apa ?,kita tunggu saja apa tujuannya, lagian Plat mobilnya itukan  jelas, siapapun dia pasti jelas ketahuan  " ucap Pimpinan Redaksi Media ini.

Kemungkinan Supir tersebut,tidak mengerti apa tugas dan fungsi wartawan,makanya Ia bisa berbuat begitu,sebaiknya semua lapisan masyarakat yang ada Indonesia ini,bisa memberikan waktunya untuk memahami UUD PERS No 40 tahun 1999, apa tugas mereka,apa sangsi yang diberikan kalau sengaja menghalang-halangi tugas Wartawan. ucap  Ismail ,Pimpinan redaksi Media ini.

Edit - Admint.



Edit -Admint.