Tuesday, 24 December 2013

Terkait Dugaan Suap Rp 200 Juta Antara Oknum Komisi IV Dengan Disdik, Kejari Batam Sangkal Ada Perdamaian.

Dinamikakepri – Beredar isu di tengah tengah masyarakat kota Batam, yang menyatakan bahwa telah ada perdamaian terkait kasus Suap di Komisi V Dprd kota Batam.

 Kasus suap yang berpotensi tindakan korupsi (Tipikor) yang diduga tengah dilakukan oleh oknum anggota Dprd kota Batam,Komisi IV Diana Titik Widya  dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Batam,kasus tersebut, terkesan semakin senyap.dan menurut Noeniek Kasi Pidsus kejari Batam ,kasus tersebut masih tahap pengumpulan data.

Pada Media ini,Noeniek sendiri tidak bisa memastikan kapan kasus itu di meja hijaukan,dan sampai saat ini belum ada penahan bagi yang bersangkutan,katanya masih menunggu kelengkapan data.

Hadirnya Kadisdik ,Muslim Bidin di Kejari ungkap Noeniek menegaskan bukan di panggil tetapi di undang,tujuannya untuk memintai keterangan atas dugaan penyuapan tersebut.

" Kita masih mendalami,mengumpulkan data-data,terkait Mulim Bidin hadir disini(Kejari=red) muatannya hanya untuk memberikan keterangan,dan saya tegaskan,kehadiran beliau bukan dipanggil tetapi di undang " Jelasnya.

Lebih lanjut lagi , ketika ditanya awak media ini , Noenik selaku Kasi Pitdsus ,menanggapi tentang beredar perdamian kasus dugaan suap yang di lakukan oleh dinas pendidikan Kota Batam,terhadap oknum anggota Dprd Kota Batam, Noenik  langsung menampik pertanyaan itu dan mengaku belum mendengar kabar berdamai tersebut.

”kata sipa berdamai? ,kalau pihak kita, tidak kata ada berdamai,kasus tetap berlanjut,cuma sekarang lagi mengumpulkan data-data, tidak tahu  kalau mereka yang berdamai" tambahnya lagi.
 
Terhendusnya berita di beberapa media lokal online, dimana telah menyatakan  kasus tersebut telah berdamai , atas issu berita tersebut  masyarakat Kota Batam sangat bertanya-tanya, mereka mempertanyakan ,kenapa kasus penyuapan bisa damai,dimana sangsi hukumnya.ucap sesorang yang enggan menyebut namanya ditulis di media ini.

Ketika media ini, menanyakan  kembali ,apakah kejari berani mengungkap kasus tersebut, Noeniek menjawab dengan tegas,katanya dalam sepengetahuannya, belum ada  yang kebal dengan hukum,semua akan di hukum apabila memang terbukti bersalah,termasuk dengan kasus tersebut.

" Saya rasa belum ada  yang kebal dengan hukum,semua akan di hukum apabila memang terbukti bersalah,termasuk dengan kasus ini,"Ucap Noeniek optimis pada media ini.

Edit- Admint .