Saturday, 21 December 2013

Ardi Sangkal Diperiksa Kejaksaan . Ngakunya Cuma Silaturahmi.


Batam ,Dinamika Kepri - Kini dikalangan para media Online lokal dan media mingguan,tersiar diberita,bahwasahnya untuk dana publikasi untuk pemberdayaan media dari pemko Batam tidak ada lagi.alias di telan bulat-bulat.

Terkait hal tersebut, Ardi sebagai kabid  Humas Pemko Batam  dipanggil oleh pihak kejaksaan pada hari  Jumat 8/11.sekitar jam 2 siang.

setelah media ini mencoba memastikan hal pemanggilan tersebut ,pada hari sabtu 9/11, via celularnya ,Ardi membenarkannya,tetapi bukan mengenai dana publikasi atau Media,katanya cuma berkunjung dan silahturahmi.

" Iya,saya memang pergi kekejari,tapi tidak ada masalah,cuma silahturahmi " jawabnya.

Minimnya perhatian pemerintah kota Batam terhadap beberapa Para insan PERS yang bertugas di Batam, dinilai terkesan telah membuat kotak-kotak dilinkungan para Insan PERS sendiri .

Dimana Para Media lokal bisa mendapatkannya haknya seperti sediakala  ,terkesan dana perberdayaan media itu sepertinya hanya bisa dinikmati  oleh media lokal saja , seperti ada Monopoli antara Humas dan para Media lokal.

Bahkan seorang staf yang Bernama wanita Drs .Ratna Sari, terkesan selalu mengupayakan agar anggaran dana publikasi yang telah dianggarakan tersebut , bisa diminimaliskan,bahkan dirinya berusaha mengibulin para wartawan dengan wajah sinisnya.

Terkait hal tersebut ,saat ini telah menimbul Kecemburuan sosial diantara para Insan PERS daerah maupun Pusat  dan bertanya-tanya,kenapa tidak seperti dahulu lagi kenapa ada perbedaannya .dan Sudah selayaknya kejaksaan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh jajaran Staf Humas Humas Pemko Batam tersebut.

(Edit -Admint)