Sunday, 1 December 2013

PT Rek Tower Coba Mediasi Cari Solusi , Tetapi Warga Paksa Hadirkan Dua Tim Ahli.

Batam, Dinamika Kepri – Pada hari  Sabtu 30/11 malam sekitar jam 8:30 wib, Warga perumahan Indomas putra jaya tanjung Uncang  , Telah melakukan  Pertemuan   dengan  Andre selaku pihak PT Rek Tower  ,dimana pertemuan bertujuan untuk  membahas  solusi terhadap pendirian Menara Tower  yang telah hampir rampung itu.

Berdirinya menara Tower (BTS) diatas ruko berlantai  tiga di Sekitar perumahan itu saat ini , telah mengundang banyak perhatian halayak  umum, dikarenakan  persoalan ini  telah sampai Ke hearing komisi III Dprd kota Batam.

Akibat dari hal tersebut,Andre Selaku Pihak Tower diduga saat ini tidak bisa berbuat banyak,sebab warga yang telah diundang Rt dan RW ini tidak menemukan titik tengah dalam permasalahan tersebut, dengar pendapat ini   berjalan sangat tegang bahkan Rw yang bernama bapak Manan sempat emosi kepada Warga, sebab  ada warga yang berlaku tidak Sopan pada saat jajak pendapat itu.

" Bisa enggak tenang,satu-satu ngomongnya,Saya ini sudah tua,kalian kira saya anak-anak ...!" Ucap Rw Emosi.

Dalam dengar pendapat itu, sebagian warga sepakat  dan Memaksa Pihak RekTower  harus mendatangkan Tim Ahli tentang Radiasi dan Tim Ahli Kontruksi yang berlesensi , kata Warga Harus dari UGM, tujuannya agar Ahli tersebut nantinya  akan menjelaskan ke Warga , Apa dampak yang di timbulkan oleh Tower tersebut manusia.

Terkait  untuk mendatangkan Tim Ahli, Media ini mencoba menayakannya kembali  kepada  Andre selaku pihak Rek Tower,namun Andre  tidak ada jawaban tentang hal tersebut,tetapi  Andre  kembali mencoba menjelaskan .

“ Untuk mendapatkan Izin dari Infokom itu   , semuanya  harus benar –benar  diuji,  harus sesuai standartrisasinya , dan memang harus benar-benar layak,sebab tidak mungkin kita membangun kalau memang untuk membahayakan apa lag menimbul hal yang tidak kita inginkan , itu jelas tidak mungkin  , jadi jauh-jauh  hari sebelumnya ,itu memang sudah dikaji berulang-ulang ,baik itu dari kontruksi  bangunan maupun dari Pihak Infokom selaku pemberi izin ,jadi memang tidak sembarangan,apalagi towernya  juga kita Asuransikan,enggak mungkin  Jugalah  pihak asuransi mau rugi karena kecerobohan  kerja kita , mereka juga  ikut turun memantau dan  melihat kinerja kita. jadi semua persayaratan itu harus  dilengkapi, terkait kontruksi bangunan yang dikwatirkan Warga , itu sudah layak,sebab  sebelumnya  juga  telah diuji ,kalau tidak layak,  tidak mungkin pihak infokom berani mengeluarkan Izinnya, tapi walau bagaimanapun, saya akan tetap berusaha mencari solusinya tengahnya, agar warga dan pihak PT Rek Tower kedepannya bisa sejalan nantinya “ . Ungkap Andre usai Pertemuan pada Media ini.

Sementara itu , usai pertemuan  tampak  ibu-ibu masih ngomel-ngomel enggak tentu arah, sebab dalam pertemuan tersebut  terlihat  sebahagian warga ada yang  bertolak belakang atau tidak sepaham dengan warga sepadan.

“ Lanjutkan saja pak pembangunannya,kok  orang cari makan dilarang-larang, duitnya yang perlu..” ucap salah seorang ibu sambil meninggal lokasi pertemuan di madu tiga café.mendengar  ocehan sang ibu tersebut,Andre hanya bisa tersenyum.


Edit-Admint.