Friday, 8 November 2013

Nampat Silangit Kecewa Dengan Pengadilan Negri Batam


Dinamika kepri-Sidang yang di gelar pengadilan Negri Batam Kamis 8/11/13,antara Nampat Silangit dan Universitas Putra Batam (UPB),membuat pihak nampat Silangit sangat kecewa dengan Pengadilan Negri Batam dimana yang seharusnya sidang yang di gelar majelis hakim tersebut membacakan putusan  terpaksa di tunda, karena berkas salian putusan yang di menangkan oleh Nampat Silangit pada saat Sidang yang di gelar K I P beberapa waktu lalu tidak ada aslinya ungkap Nampat Silangit.

Lebih lanjut lagi unkapnya dengan nada kesal,peraturan Mahkama Agung tentang tata cara penyelesaian  sengketa informasi  sudah di atur dengan nomor :02 tahun 2011, apa ketua majelis hakim tidak mengetahuinya atau ini cara pengadilan Negri Batam untuk mengalahkan saya,padahal sudah jelas tentang perma tersebut di bunyikan dengan pasal 6 (enam), ayat 1 (satu) sampai ayat 4 (empat)dan pasal  7 (tujuh) ayat 1 (satu) sampai 4 (empat).

Dan yang lebih aneh lagi dalam tuntutan yang di ajukan oleh pihak termohon kepada pihak pemohon dengan secara mudah pihak pemohon mengatakan dalam tuntutanya mengatkan bukan tidak memberi tetapi data itu sudah di musnahkan dengan berita acara pemusnahan dengan nomor 89/UPB/2013 yang tertanggal 8 september 2012.

Dengan berita acara yang di buat oleh Universitas Putra Batam (UPB) tersebut,sudah jelas bahwa Universitas Putra Batam , telah menghilangkan data yang masih dalam perkara dimana hal tersebut sudah di atur undang undang ke arsipan dan didalam undang undang tersebut mengatakan tentang dokumen yang harus di musnahkan.

Tambah nampat silangit lagi sulitnya untuk mencari keadilan yang memang betu-betul adil dimana permasalahan yang di alaminya sudah mulai dari tahun 2011 yang lalu sampai sekarang, dengan jalan yang berliku-liku namun ia tetap sabar dan yakin untuk memenangkan perkara tersebut.

Dan demi memenangkan perkara tersebut untuk mendapatkan keadilan ia harus memenuhi permintaan majelishakim untuk meminta salainan asli kepada panitra K I P untuk bukti di pesidangan berikutnya.

(Ismail)