Wednesday, 20 November 2013

Dikawal Preman , Pembagunan Tower Diperumahan Indomas Dilanjutkan.

Batam,Dinamika Kepri - Walau  keras kecaman yang datang dari warga untuk penolakan  pendirian Menara Tower di atas tiga lantai Ruko diperumahan Indomas Tangjung Uncang itu, Sepertinya bukan menjadi masalah atau mematikan langkah bagi pihak pendiri Tower tersebut untuk tetap dilanjukan. 

Walau masalah ini, sudah sampai ketangan Komisi III Dprd  kota  Batam, Sepertinya pihak Rek Tower tidak bisa mengidahkan atau menahan pembangunan untuk sementara atau menunngu persetujuan dari Warga ,sebagaimana seperti yang disampaikan oleh Anggota Dprd Komisi II Erikson Pasaribu pada saat pertemuan warga dan pihak Perwakilan Rek Tower Yaitu Nurdin beberapa waktu lalu di ruang Rapat Komisi III Dprd Kota Batam.

Erikson Pasaribu Selaku anggota Dprd Komisi II menyatakan pada saat itu yang juga disaksikan oleh Nurdin yang mengaku dari pihak tower ,Bahwa Erikson Pasaribu meminta pihak Rektower  agar melakukan Pending pembangunan untuk sementara .

" Mohon Pihak Rektower agar sementara menghentikan Pembangunannya ,mohon ditunggu persetujuan dari warga " terang Erikson Pasaribu di ruang rapat Komisi II beberapa waktu yang lalu. 

Bahkan Jepri Simanjuntak Anggota DPRD komisi II juga telah melakukan sidak kelokasi, dan ketika diconfirmasi via celularnya oleh media ini. Jepri mengaku Bahwa Pembangunan Tower itu telah memiliki Izin,Ia juga menambahkan, pihaknya juga masih mengumpulkan data-data terkait hal tersebut.

" Kami sudah Cek, Mereka ada Izin,tapi walau begitu kami masih mengumpulkan data-data " ucap Jepri Simanjuntak singkat.

Tetapi pada tanggal 17/11 lalu pembangunan Tower di lanjutkan kembali,warga yang menolak mencak-mencak , Ibu Mutiara salah warga yang menolak ,pada media ini mengatakan, mereka tidak bisa bisa berbuat banyak,sebab pembangunan tower itu dilanjutkan dengan pengawalan dari Puluhan Preman. bahkan yang paling disayangkan Ibu Mutiara adalah Tindakan Beberapa Oknum pelindung masyarakat yang pada saat itu hanya liha-lihat santai.

" Sepertinya Negara kita ini  bukan negara hukum lagi, masa pemerintah takut sama Preman, habisnya saya melihat RT,RW,Lurah Dan Babinsa duduk bersama, mereka cuma lihat-lihat.tetapi walau begitu saya sudah Contak Manungkalit wakil ketua Komisi III,katanya.. biar saja mereka lanjutkan,,nanti kalau memang ada kejanggalan biar Sat-Pol PP yang bongkar " Ucap Ibu Mutiara menirukan perkataan Wakil Komisi III tersebut pada media ini.

Terkait Hal tersebut ,selasa 19/11 media ini mencoba meminta tanggapan kepada pemilik Proyek RekTower, Ketika di hubungi,  Andre sama sekali tidak merespon Panggilan dari media.

Berlansungnya pembangunan Tower itu ,diduga kuat pengaruh dari penjagaan ketat Para preman, kini pembangunan Tower itu sudah hampir rampung atau finishing.

Salah satu Warga bernama Cris mengaku sangat terkejut dengan lanjutnya pembangunan tower tersebut ,tapi akunya lagi dirinya  dan warga lain  tidak bisa berbuat apa-apa.

''Saya terkejut,kok towernya di kerjain lagi?, tapi walau begitu  kami warga tetap menahan,tujuannya agar tetap kondusif' '' ucap Cris.

 Edit -Admint