Tuesday, 29 October 2013

Sarang Burung Walet di Kota Batam Semakin Manjamur


Dinamika kepri- Sarang Walet adalah bisnis yang sangat menggiurkan karena besarnya penghasilan dari penjualan air liurnya yang perkilonya bisa diatas 15 Juta rupiah. Sehingga pengusaha yang terletak di happy gareden  tersebut menghalalkan berbagai cara untuk meraup keuntungan yang lebih besar dengan tidak memperhatikan karyawan yang bekerja dengannya

 Modal ratusan juta untuk membangun gedung akan kembali dalam waktu sebentar saja. Namun ya … itu tadi …  tanpa memperhatikan masalah - masalah yang (akan) terjadi, sarang burung walet tetap menjamur di kota Batam. Sepertinya tidak ada regulasi yang tegas terhadap jenis bisnis ini.

Amira(bukan nama sebenarnya) salah satu karyan yang bekerja di sarang pencabutan burung walet yang terletak di happy garden tersebut mengatakan bahwa gaji yang di dapat tempat ia bekerja sudah tak layak lagi dan jauh di bawah UMK

Gaji yang kami dapat per harinya Rp 25.0000-35.0000/hari sementara kebutuhan pokok sudah mahal semua ungkapnya dengan nada kesal,yanto pemilik sarang pencabutan burang walet tersebut saat di konfirmasi media ini tidak berada di tempat

Ma”ap pak,pak yanto tidak ada di tempat bapak lagi di singapur ungkap salah seorang ibu yang menjaga di tempat tersebut.(is/reg)