Wednesday, 9 October 2013

Roti Berjamur Tetap Di Jual


Batam,Dinamika Kepri-Antara lupa atau sengaja,salah satu mini market di sekitaran Batu aji,tetap memanjang Roti Berjamur alias kadarluarsa diatas stan.

Rabu pagi sekitar jam 12.23 wib,Ketika para awak media memasuki Mini market yang beroperasi 24 jam yang tidak jauh dari hotel SKY IN ini,awak Media terkejut melihat bungkusan roti yang hendak akan di beli ternyata berjamur.setelah di pertanyakan kepada petugas jaga megatakan ," Iya bang,nanti mau di ganti," ucapnya.

Melihat kondisi roti yang sudah memprihatinkan,akhirnya para awak media yang baru usai meliput tersebut mengurungkan niatnya untuk memakan roti.

Dalam segi kesehatan,apabila makanan yang berjamur di konsumsi oleh Manusia  bisa menimbulkan enzim kapang akan memecah dinding sel dari bahan organik yang membentuk roti menjadi senyawa molekuler yang lebih sederhana. Beberapa jenis kapang dapat menyebabkan keracunan makanan, yang dapat menyebabkan kram perut, demam, diare, muntah-muntah dan mual. Penyebab dari keracunan ini bukan hanya kapang itu sendiri tapi juga bisa disebabkan adanya bakteri yang berkembang seiring dengan berkembangnya kapang, misalnya Salmonella atau E. coli. 


Untuk mencegah keracunan karena mengkonsumsi roti berjamur maka perlu diperhatikan :
  1. Periksa tanggal kadaluarsa pada kemasan roti sebelum membelinya.
  2. Roti segar akan bertahan lebih lama dan memiliki rasa yang lebih baik. Masukkan roti di lemari es jika Anda berencana untuk mengkonsumsinya dalam beberapa hari ke depan.
  3. Jika ingin menyimpan lebih lama, bungkus roti dengan plastik dan masukkan dalam freezer.
  4. Pastikan roti terbungkus plastik dengan baik sebelum menyimpannya dalam freezer agar kualitasnya tidak turun.
  5. Cara penyimpanan dalam freezer yang tidak tepat akan membuat roti berubah menjadi hambar disertai tekstur yang rusak.
  6. Saat membeli, periksa apakah roti mengandung pengawet (misalnya kalsium propionat) yang dapat secara signifikan memperlambat pertumbuhan kapang.
  7. Jika membuat roti sendiri di rumah, pastikan membuat dalam jumlah secukupnya agar cepat habis dikonsumsi sebelum kapang sempat tumbuh.      ( Editing : Agus Budi).


loading...