Wednesday, 2 October 2013

Kepsek SDN 005 Batam Batah lakukan Pungli


Batam, Dinamika Kepri-Pungutan Liar (pungli) adalah bahasa yang sering didengar pada dunia pasaran, pasalnya jika bahasa pungli berada dalam disekolah sungguh malunya menjadi warga Negara Indonesia.Informasi pungli kerap kali terjadi di setiap sekolah-sekolah, namun penindakan tegas tidak pernah dilakukan oleh instansi terkait.Pungutan biaya pengecetan sekolah sebesar Rp.20 ribu per siswa tersebut hingga saat ini menjadi delema yang berkepanjangan, pasalnya apabila tidak dilakukan tindakan tegas oleh instansi terkait akan berpengaruh kepada sekolah-sekolah lain untuk bisa melakukan pungutan kepada siswanya.


Menurut Sri ningsih Kepala Sekolah (kapsek) yang baru menjabat didampingi Zen dan Rohania mengatakan bahwa pungutan untuk biaya pengecekan sekoah tersebut bukanlah pungutan liar (pungli), namun biaya tersebut berasal dari komite-komite kecil (orang tua siswa per kelas) karena prestasi yang diperolah siswa yang berprestasi."Saya baru menjabat kepala sekolah di SDN 005 Sekupang ini, silahkan konfirmasi kepada bawahan saya saja seperti pak zen dan ibu rohania.Memang keselahan sebelumnya adalah tidak adanya bentuk tertulis pertanggung jawaban biaya pengecetan yang berasal dari orang tua siswa tersebut, sehingga untuk laporan pertanggung jawaban kepada instasnsi terkait seperti dinas pendidikan kota Batam dan anggotan dewan tidak ada apabila dipertanyakan."Ucap Sri Ningsih diruang kerjanya.

Lebih lanjut, pihak sekolah menjelaskan biaya Rp.20 ribu yang berasal dari ide wali murid tersebut berjumlah 45 wali murid dari 900 siswa SDN 005 Sekupang. Dari 22 lokal yang ada, 15 lokal dipakai untuk belajar mengajar."Tanggal 26 Oktober 2013 ini kita akan mengadakan open day (ulang tahun sekolah), mungkin nanti ada yang seponsori seperti Trakindo dan Sempurna. Kepada rekan-rekan media tolong datanglah meliput, jangan jika ada berita seperti ini baru datang untuk konfirmasi.Tahun depan, mungkin sekolah ini akan menjadi sekolah percontohan di kota Batam dan mohon dibantulah untuk publikasikan sekolah ini"Papar mereka sambil menyindir lagi.

Edit- Admint.