Thursday, 26 September 2013

SPBU 14 294 741 Tambesi Masih Lakukan Aksi Kuras BBM Solar Subsidi



Dinamika Kepri- Hingga saat ini akitivitas penyeludupan BBM Solar Subsidi dari pemerintah di SPBU Tambesi dan SPBU piayu masih marak, anehnya para penegak hukum tutup mata melihat kegiatan tersebut.

Diduga para pemain pelangsir (mobil bangker) dibeking oknum tertentu yang mencari keuntungan dari modus BBM Subsidi dijual ke BBM Industri yang hingga kini masih beraktivitas di kota Batam, kalau hal tersebut terus dilakukan pembiaran berapa banyak lagi utang Negara yang akan ditanggung masyarakat melalui anggaran pendapatan bangsa Indonesia.

Berdasarkan informasi, observasi dan hasil investigasi media bongkar news di beberapa SPBU seperti tembesi dan SPBU piayu belum lama ini menemukan masih maraknya aktivitas penyeludupan BBM solar subsidi dengan berbagai modus (cara) untuk meraup BBM solar tersebut.Adanya kebijakan pertamina dan SPBU memberikan kepada setiap kendaraan bangker (mobil pelangsir red) untuk mengisi BBM Solar Rp150 ribu pada setiap SPBu dari sekitar 30 SPBU yang ada di kota Batam.

Beragam jenis kendaraan pelansir yang digunakan oleh mafia BBM Solar subsidi dalam menjalankan aksinya, ada kendaraan plat kuning seperti taksi, mobil angkot,coll diesel (lori)dan kendaraan mobil mewah yang sengaja dimodifikasi untuk dapat memperoleh BBM Solar subsidi dari SPBU.

Setelah kendaraan tersebut siap mengisi di SPBU dan menumpuk BBM Solar subsidi tersebut dalam tangki yang isinya bisa mencapai 3 ton barulah mereka mengantarnya kepada penanpun BBM Subsidi ketempat penyalur BBM industri dan disalurkan kepada perusahaan-perusahaan industri di kota Batam dengan menggunakan mobil tangki industri.

Menurut Ginting pengawas SPBU 14 294 741 jalan Letjen R Suprapto No 21 Tembesi Sagulung dilarang keras wartawan media bongkar news melakukan peliputan ketika mobil bangkar (kendaraan pelansir red) mengantri panjang sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya yang lewat disana."Ini SPBU milik pak Jauhin Hutajulu anggota DPRD, nanti saya laporkan kalian.

Setiap hari pasti ada wartawan yang datang kemari untuk meliput, apakah SPBU ini tempat wartawan untuk meliput berita."Paparnya sambil mengomel-mengomel dan mengancang apabila masih lama disekitar SPBU tersebut nanti para mafia BBM Solar tersebut akan marah.

Sementara itu, T.Deski Sales Retail Pertamina Kepri cabang batam ketika dikonfirmasi terkait aksi penyeludup mafia BBM Solar subsidi yang sedang terjadi di SPBU milik oknum DPRD Jauhin Hutajulu menyarankan untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Pihak pertamina tidak dapat menindak setiap SPBU yang memberikan BBM Solar subsidi kepada mafia BBM tersebut."Silahkan lapor kepada Kepolisian saja, kami pihak pertamina tidak bisa berbuat apa-apa. Kalaupun konfirmasi bagaimana mau saya katakan, kami udah pulang kantor."Papar T. Deski sambil mengakhiri telepon.

selulernya.(Ro/MA)