Wednesday, 11 September 2013

Kasus PHK Sepihak PT Gema Perkasa Belum Berakhir

Ali Suganda : " Mudah-Mudahan Mediasi Terakhir Ini Mendapat Respon Baik Direktur perusahaan "


Batam (BuruhToday) - PT Gema perkasa adalah salah satu perusahaan Yang bergerak di bidang penyalur tenaga kerja (Out sourcing) Jasa Sicurity ,dikabarkan perusahaan tersebut telah melakukan pemutusan Hubungan kerja ( PHK)   bagi 20 orang Karyawannya pada bulan Maret 2013 yang lalu .

Pada Media ini jumat 6/9 ,Nara sumber Ali Suganda (40) menuturkan bahwa perusahaan tempat Ia bekerja di PT Gema perkasa  telah mem PHK dirinya dan 19 rekan kerjanya 4 bulan yang lalu.

Ia menyatakan,PT Gema perkasa telah melakukan pemutusan kerja tanpa melakukan surat peringantan(SP) sebagaimana ketentuan dan seharusnya.

Akhirnya ke 20 orang yang telah bertahun -tahun bekerja di perusahan tersebut ,kini tengah menuntut haknya.tetapi 10 orang dari mereka telah di pekerjakan kembali oleh pihak perusahaan.dan 10 orang lagi telah bekerja di lain perusahaan dan tetap berkeras untuk menuntut haknya sebagai Karyawan yang bertahun-tahun mengabdi pada perusahaan  PT Gema perkasa  itu.

" Sebenarnya kami yang di PHK belum parmanen,tapi kami sudah bekerja bartahun-tahun,bahkan ada yang sampai 8 tahunan.dan ada bocoran dari Dinas tenaga kerja,yang mengatakan bahwa sebagian dari kami yang di PHK ada yang Parmanen,tetapi pihak perusahan tidak pernah memberitahukan kepada kami.kasus penuntan Hak ini sudah berjalan 4 Bulan dan telah di ketahui Dnas Tenaga kerja Kota Batam,dan ini surat terakhir yang saya dari Disnaker untuk memanggil kedua belah Pihak antara Pekerja dan pihak perusahaan,mudah-mudahan saja bisa terealisasi selasa  tanggal 10/9 ini". jelasnya.


Didalam proses penuntutan selama 4 bulan ini,Ali Suganda mengaku sering merima  teror dan Nada Ancaman dari pihak perusahaan,tapi akunya Ia tidak begitu takut dan mundur,bahkan dirinya semakin bertambah garang.

Ia juga mempertanyakan Kinerja Ali  sebagai Kepala bidang pengawasan Disnaker Kota Batam ,sepertinya memperlambat proses ini, bahkan dirinya curiga,ada apa Ali dengan Ridwan  pemilik PT Gema perkasa.

" Saya pernah di telepon  bapak Ali,tapi anehnya Ia memakai nomor Bapak Ridwan,untuk apa beliau berkunjung kesana,seharusnya Pihak perusahan yang ke Disnaker,tapi ini terbalik,ada apa ??? " ucapnyan penasaran.

Terkait teror dan nada ancaman itu,Ali suganda dan pihak perusahan bertemu ,dan Ridwan selaku Pemilik perusahan telah  meluruskan dan menyelesaikan masalah tersebut.

"Masalah itu bapak Haji Ridwan Sudah klarifikasi dengan saya,katanya saat itu beliau lagi emosi sehingga bahasanya dengan saya tidak terkontrol lagi,tapi masalah itu, semua pihak keluarga dan kerabat saya sudah saya beritahukan ,yah..sebagai wanti-wanti saja.." ucap lagi

Terkait pernyataan Ali Suganda Yang menyatakan  Ali  sebagai Kepala bidang pengawasan Disnaker Kota Batam pernah melepon dirinya memakai nomor Bapak Ridwan, Via Celularnya ketika dihubungi media ini membantah pernyataan tersebut.

Ketika di hubungi Media ini, Via celularnya ,Direktur PT Gema perkasa bapak Haji Ridwan Membenarkan bahwa bapak Ali  sebagai Kepala bidang pengawasan Disnaker Kota pernah memakai Nomor ponselnya mengbungi Ali Suganda.

Direktur PT Gema perkasa juga menjelaskan tentang Ali Suganda ,Ali Suganda telah membuat pemalsuan data-data Pribadinya untuk mendapat pekerjaan di perusahaannya.

Terkait teror dan ancaman yang di tujukan pada  Ali Suganda tersebut,Direktur PT Gema perkasa mengatakan," kalau itu benar ,yang bersangkutan bisa melaporkan kepada pihak kepolisian".jelas  Haji Ridwan Via Handphonennya pada Media ini.

Di singung rencana Disnaker untuk mempertemukan pihak perusahan dengan pihak karyawan pada selasa  10/9 mendatang  ,Direktur PT Gema perkasa menjawab tidak bisa memastikan hadir atau tidaknya.

(Agus Budi Tambunan)