Monday, 22 January 2018

Berhasil Ungkap Judi Gelper, Ditresnarkoba Polda Kepri Raih Penghargaan

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH saat memberikan penghargaan kepada personil anggota Ditresnarkoba Polda Kepri.
Batam, Dinamika Kepri - Sebagai bentuk ucapan rasa terima kasih kepada personel Polda Kepri yang telah berhasil dalam pengungkapan kasus perjudian jenis Gelanggang permainan “Three Kingdom”, saat melakukan upacara rutin di lapangan upacara Polda Kepri, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH memberikan penghargaan khusus kepada personil anggota Ditresnarkoba Polda Kepri, Senin, (22/1/2018) pagi.

Adapun jumlah personil yang menerima penghargaan iillegal,"nyak 21 orang personil dari Dir Resnarkoba Polda Kepri diantaranya, Kombes Pol K. Yani Sudarto, SIK, Msi., Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Achmad Suherlan, SIK., Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Arthur Sitindaon, SH, MH., beserta 3 orang personil Pama dan 15  Bintara Ditresnarkoba Polda Kepri.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menyampaikan apreasiasinya kepada jajaran Dir Resnarkoba Polda Kepri yang telah berhasil mengungkap kasus Perjudian jenis Gelanggang Permainan di Kota Batam.
Selain itu, Kapolda juga mengharapkan agar kepada anggota di fungsi yang lain dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas dalam penegakkan hukum.

Tak hanya itu, Kapolda Kepri juga memberikan masukan sebagai bekal pelaksanaan tugas kepada seluruh Personil di Polda Kepri.

"Tingkatkan terus Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Allah Swt / Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, terus tingkatkan kapasitas dan kapabilitas saudara, agar menjadi Polri yang Prometer dan mampu menjadi agen - agen perubahan, dimanapun ditugaskan," pesan Kapolda.

Lanjut Kapolda lagi, seluruh personil harus meantapkan karakter diri. sebagai seorang bhayangkara sejati yang mampu menunjukkan karya terbaiknya, melalui kerja keras, ikhlas dan jujur yang selalu memegang teguh nilai– nilai Tri Brata dan Catur Prasetya.

Perkokoh jalinan kemitraan yang sinergis dengan seluruh komponen masyarakat, implementasikan secara nyata Program Polmas yang proaktif untuk mewujudkan partisipasi aktif masyarakat agar saudara memiliki info yang Up To Date untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang semakin aman dan kondusif.

Junjung tinggi Kode Etik Profesi serta pemuliaan Institusi Polri, melalui pelayanan prima dan bekerja dengan jujur, anti kkn serta anti kekerasan, sehingga kehadiran saudara sangat diharapkan karena benar–benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Bangun terus kekompakan, kebanggaan dan kecintaaan kepada institusi, melaui komitmen dan semangat kebersamaan, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berbagai dinamika yang dapat mengganggu solidaritas organisasi, pesan Kapolda.

Sebelum menghakhiri kata sambutannya, Kapolda juga berpesan kepada Satker Operasional Polda Kepri.

"Kepada Satker operasional, saat ini sedang berkembang isu tentang import beras yang akan dilakukan oleh pemerintah dalam memenuhi kebutuhan beras nasional, saya perintahkan pantau situasi di lapangan agar tidak dimanfaatkan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan impor beras secara illegal," tutupnya.

Selesai kegiatan upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan 4 unit kendaraan dinas roda empat Kepada Satker Ditresnarkoba untuk menunjang pelaksanaan tugas operasional.

Ke-4 unit mobil tersebut juga bahkan telah dilengkapi dengan peralatan canggih guna mendukung kerja dilapangan.(Ril)

Proses Hukum Gelper Three Kingdom Lanjut, 10 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga.
Batam, Dinamika Kepri -  Tindak lanjut hasil penggerebekan Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) 'Three Kingdom' beralamat di Jalan Bunga Raya Gedung Olahraga Sebelah SPBU Baloi Keluarahan Batu Selicin Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam pada hari Minggu tanggal 14 Januari 2018 lalu, proses hukumnya terus berlanjut dengan menetapkan 10 orang tersangka, demikian Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga menerangkannya saat melakukan ekspos tentang hal tersebut kepada media di Mapolda Kepri, Senin, (22/1/2018) pagi.

Ke-10 tersangka yang ditetapkan tersebut, terdiri dari berbagai peran masing-masing mulai dari pemain, wasit, penukar hadiah, koordinator pengawas, kasir hadiah, calo/pembantu penukaran hadiah Handphone ke uang tunai dan Penanggung jawab usaha permainan.

Adapun barang bukti pada perkara ini berupa mesin Lucky Dora, HP, Lactop, pecahan uang dollar Singapura, lembaran foto copy surat tanda daftar usaha pariwisata, lembaran bukti setoran wasit, berkas laporan mesin, flashdisc, tas pinggang, rekaman CCTV dan puluhan juta uang rupiah.

Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 303 KUHPidana Jo Pasal 303 Bis KUHPidana Jo Pasal 55 KUHPidana.(Ril)