Friday, 21 September 2018

Diskusikan Kendala dalam Berusaha, Lukita Kunjungi PT.Caterpillar Indonesia Batam

Lukita Dinarsyah Tuwo saat berbincang dengan Timothy Young, Direktur PT Caterpillar Indonesia Batam, Jumat (21/9).

Dinamika Kepri, Batam - BP Batam melakukan kunjungan ke perusahaan penanaman modal asing (PMA), PT Caterpillar Indonesia Batam pada Jumat (21/9) pagi.

Adapun kunjungan ini dilakukan guna mengetahui kendala yang dihadapi PT Caterpillar Indonesia Batam dalam proses produksi perusahaan yang saat ini berlokasi di Tanjung Uncang, Batam.

Rombongan BP Batam yang diketuai oleh Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo disambut oleh Timothy Young selaku Direktur PT Caterpillar Indonesia Batam di ruang rapat PT Caterpillar Indonesia Batam.

Lukita menilai, PT Caterpillar Indonesia Batam sangat peka melihat adanya potensi besar untuk terus berinvestasi di Batam, khususnya di bidang pertambangan dan alat-alat berat.

“Dengan produk berkelas internasional dan dilengkapi teknologi terkini, ditambah sektor pertambangan yang akan meningkat seiring tingginya permintaan batubara sebagai energi pembangkit listrik serta maraknya pembangunan di kota-kota besar di Indonesia, menjadi pemicu terbukanya potensi pasar konstruksi, alat berat, dan pertambangan saat ini.” kata Lukita mengawali pertemuan.

PT Caterpillar Indonesia Batam sendiri telah beroperasi di Batam dari tahun 2013 dan merupakan penyumbang investasi di Batam sebesar 170 juta dolar Amerika. Meski demikian, Direktur PT Caterpillar Indonesia Batam yang akrab disapa Tim ini mengaku mengalami beberapa kendala dalam menjalankan usahanya. Salah satunya adalah lama pengiriman bahan baku.

“Saat ini kami masih terkendala di masalah impor bahan baku. Meskipun bahan baku berupa baja berasal dari dalam negeri, namun lama pengiriman dari Jakarta ke Batam lebih lama daripada melalui Singapura ke Batam.” ungkap Tim.

Setelah mendengar kendala-kendala yang dialami oleh PT Caterpillar Indonesia Batam, Lukita menyampaikan kepada Tim bahwa permasalahan ini akan ia bawa ke rapat pimpinan hari ini.

“Saya mengapresiasi masukan dari rekan-rekan PT CIB, dan kendala yang rekan-rekan sampaikan akan saya rapatkan dengan para deputi pada rapat pimpinan hari ini untuk dirundingkan solusinya, agar PT CIB dapat beroperasi secara maksimal di Batam.” tutup Lukita.

Cek Kesiapan Fisik Prajurit dan PNS, Lantamal IV Lakukan Tes Kesemaptaan Jasmani

Sit up, rangkaian tes kesemapatan jasmani tahun 2018 dilakukan di Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jumat (21/9).

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Untuk mengecek dan memastikan kesiapan fisik para personel Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, hari ini di Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jalan Yos Sudarso, No.1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), dilakukan tes kesemapatan jasmani tahun 2018, Jumat (21/9).

Tes kesemaptaan jasmani ini dilakukan dalam rangka pengecekan rutin kemampuan personel Lantamal IV setiap enam bulan sekali untuk mengukur kebugaran dan kekuatan stamina serta ketahanan fisik dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas masing-masing personel di setiap satuan-satuan kerja yang berada di Mako Lantamal IV.

Personil saat melakukan Push up rangkaian Tes kesemapatan jasmani
Selain kebutuhan rutin untuk mengetahui kebugaran dan kekuatan stamina serta ketahanan fisik, tes kesemaptaan jasmani ini juga merupakan syarat mutlak bagi setiap personel TNI AL yang akan mengikuti pendidikan lanjutan maupun yang akan diusulkan untuk kenaikan pangkat dan golongan.

Pelaksanaan tes kesemaptaan jasmani dibagi dalam dua gelombang, untuk gelombang pertama dilaksanakan bagi Perwira dan Bintara sedangkan gelombang kedua Tamtama dan PNS Mako Lantamal IV.

Saat personil melakukan lari keliling komplek Mako Lantamal IV.
Dalam tes tersebut setiap personel melakukan dua tahapan tes yakni semapta A terdiri dari lari selama 12 menit serta semapta Byang meliputi pull up, sit up, push up serta shuttle run.

Dalam pelaksanaan tes tersebut seluruh personel Lantamal IV baik militer maupun PNS dapat menyelesaikan dengan baik seluruh tahapan tes baik semapta A maupun semapta B.

Kegiatan tertersebut semakin semarak karena seluruh personel tampak melaksanakannya secara sungguh-sungguh dan penuh semangat. (Ril).